Berita Dunia
Rupanya Para Pejabat Gedung Putih Lega Elon Musk Cabut! Pengamat Politik Sebutkan Alasannya
Aroma kelegaan tercium di Gedung Putih setelah Elon Musk resmi mengakhiri perannya sebagai pejabat pemerintahan khusus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Maggie-Haberman-mengungkap-bahwa-sejumlah-pejabat-merasa-lega.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Aroma kelegaan tercium di Gedung Putih setelah Elon Musk resmi mengakhiri perannya sebagai pejabat pemerintahan khusus.
Analis politik, Maggie Haberman, mengungkap bahwa sejumlah pejabat merasa lega dengan kepergian Musk, meski Presiden Trump tetap memuji dedikasinya.
Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) selama 130 hari dengan misi ambisius memangkas anggaran federal hingga triliunan dolar, meninggalkan jejak kontroversi.
Menurut Haberman, beberapa pejabat merasa lega, sementara yang lain mengakui kontribusi Musk.
"Mereka senang… karena, lihat, memang ada hal-hal yang dilakukan [Musk] yang disukai sebagian dari mereka. Banyak orang di lingkaran Trump mulai menerima Musk. Tapi banyak juga yang tidak senang," kata Haberman dalam program AC360 CNN, Jumat malam.
Namun, klaim-klaim tak berdasar Musk, seperti tuduhan bahwa orang meninggal masih menerima tunjangan jaminan sosial, menjadi sumber ketegangan.
"Pernyataan tak berdasarnya menjadi masalah serius secara politik, terutama bagi reputasi Presiden Trump dan administrasinya," ungkap Haberman.
Kehadiran aktif Musk di media sosial juga memicu ketegangan internal.
"Kehadirannya di media sosial memberi dia kekuatan untuk menakut-nakuti banyak rekan kerjanya di pemerintahan," lanjut Haberman.
Meski demikian, Trump tetap melontarkan pujian dalam konferensi pers di Oval Office.
"Tak ada yang seperti dia. Dia harus menghadapi berbagai serangan dan kritik, dan itu memalukan, karena dia adalah patriot yang luar biasa," ujar Trump.
Baik Trump maupun Musk menegaskan bahwa DOGE akan terus berjalan tanpa Musk.
"Ini bukan akhir dari DOGE, melainkan awal dari segalanya," kata Musk.
"Tim DOGE akan semakin kuat seiring waktu. Pengaruh DOGE juga akan semakin luas," tambahnya, mengklaim DOGE akan menghemat triliunan dolar dan mengurangi pemborosan.
Musk bahkan mengklaim akan membantu mengurangi utang nasional AS sebesar 36 triliun dolar, klaim yang dianggap kontroversial.
Akhir jabatan Musk menandai babak singkat namun penuh gejolak dalam hubungan antara pengusaha teknologi dan pemerintahan. (*)
| Mengejutkan! Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat Agresif, Telah Menyebar ke Tulang |
|
|---|
| WHO Hadapi Krisis Keuangan Serius jika Amerika Keluar |
|
|---|
| Setidaknya 242 Juta Siswa di Dunia Terdampak Bencana Iklim, UNICEF Ungkap Fakta Mengejutkan |
|
|---|
| Utusan China Serukan Gencatan Senjata untuk Cegah Bencana Besar di Timur Tengah |
|
|---|