Mahasiswa UNG Hanyut
Rektor Kenang Mahasiswi UNG yang Meninggal Dunia Akibat Hanyut di Sungai Bulawa Gorontalo
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok mengenang mahasiswi KKN yang meninggal dunia di Bulawa Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Rektor-UNG-Eduart-Wolok.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok mengenang mahasiswi KKN yang meninggal dunia di Bulawa Gorontalo.
Kata Eduart, ketiga mahasiswi ini yakni Regina Malaka, Sri Magfirah Mamonto dan Alfateha Ahdania Ahmadi merupakan mahasiswi terbaik yang dimiliki UNG.
Mereka adalah sosok mahasiswa yang aktif dan cerdas di kampus merah maron.
Sehingga ini menjadi luka mendalam bagi pihak kampus.
Baca juga: Berujung Maut! KKN Mahasiswa UNG di Bulawa Gorontalo Disebut Permintaan Resmi Pihak Kecamatan
Kami sangat bangga sekaligus sangat kehilangan,” lanjutnya.
Pihak kampus pun telah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketiga mahasiswi ini.
Eduart sendiri mengatakan bahwa akan menyempatkan diri menghadiri takziah keluarga korban.
"Kami ingin hadir, menyampaikan empati secara langsung, dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” tambah Eduart.
Hal itu sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas ilmiah di lapangan.
Selain memastikan proses pemulangan jenazah berjalan dengan layak dan hormat, Eduart juga mengatakan pihaknya tengah memantau kondisi tujuh mahasiswa lain yang selamat.
Baca juga: Diungkap Rektor UNG, Regina Malaka Mahasiswa Gorontalo yang Gugur saat KKN Rupanya Anak Tunggal
Menurut Eduart kunjungan bukan hanya soal duka, tapi juga soal tanggung jawab pihaknya sebagai institusi.
"Sebagai institusi, kami merasa bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi,” tukasnya.
Adapun ketiga mahasiswa korban meninggal tersebut dimakamkan di kampung halaman masing-masing:
Baca juga: Ibu Mahasiswa KKN Gorontalo Sempat Pingsan Dengar Anaknya Hanyut di Sungai Bulawa
1.Regina Malaka – dimakamkan di Marisa, Kabupaten Pohuwato
2.Sri Maghfira Mamonto – dimakamkan di Inobonto, Sulawesi Utara