Human Interest Story
Kisah Arif Monoarfa, 14 Tahun Jadi Honorer di Boalemo Gorontalo Kini Resmi Dilantik Jadi PPPK
Arif Monoarfa, salah satu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang resmi dilantik oleh Bupati Boalemo Rum Pagau. Senin (14/4/2025).
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fdnhdetyjsrtj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Arif Monoarfa, salah satu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang resmi dilantik oleh Bupati Boalemo Rum Pagau, Senin (14/4/2025).
Momen ini menjadi momen paling mengharukan sekaligus menggembirakan bagi Arif.
Pasalnya, dirinya sudah 14 tahun mengabdi menjadi tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.
Nama Arif termasuk dalam nama-nama 94 PPPK yang dilantik di Lapangan Alun-alun Tilamuta, Desa Limbato, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Nama-nama 5 ASN Boalemo Gorontalo Terima SK Kenaikan Pangkat, 8 Pensiun
Arif bukan orang asing dalam tatanan pemerintahan di Boalemo.
Meskipun hanya sebagai tenaga honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, namun dia setia menjalankan tugasnya sebagai administrasi data kepegawaian pada Bidang Pembinaan PAUD.
Arif menjadi tangan pertama dalam mengelola data guru-guru PAUD di wilayah tersebut.
Perjalanan Arif menuju status ASN penuh lika-liku.
Arif mengaku dirinya sudah berulang kali mengikuti seleksi CPNS di berbagai daerah termasuk Kabupaten dan Kota Gorontalo.
Namun, dari seluruh tes CPNS yang diikutinya belum ada satupun yang berhasil lulus.
Baca juga: Lisa Mariana Terang-Terangan Ungkap Tak Mau Dinikahi Ridwan Kamil, Tapi Minta Dinafkahi
Tahun 2024 adalah titik terang bagi Arif, dirinya mencoba kembali peruntungan menjadi PNS melalui jalur PPPK dan dinyatakan lulus.
Momen pengumuman itu kata Arif bahkan terjadi secara tidak terduga, tepat di malam pergantian tahun.
“Saya baru selesai sholat Isya. Grup WhatsApp tiba-tiba ramai. Pas saya cek, ternyata nama saya muncul sebagai peserta yang lulus. Saya langsung kaget dan sujud syukur. Rasanya seperti mimpi,” ungkap Arif dengan penuh syukur.
Pengumuman itu menjadi hasil kerjanya selama 14 tahun yang tak pernah mengeluh.
Pasca pengumuman itu, perjalanan menuju pelantikan PPPK pun tak selalu mulus.
Salah satu yang membuat Arif khawatir yakni adanya kabar pelantikan ASN yang ditunda hingga tahun 2026.
Baca juga: Profil Djumyanto Tersangka Hakim Kasus Suap CPO, Pernah Jadi Hakim di Kasus Ferdi Sambo
“Jujur saya kecewa kalau sampai ditunda. Saya sudah menunggu 14 tahun, Tapi begitu ada kepastian pelantikan, saya sangat bersyukur. Terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Bupati Boalemo yang sudah mempercepat pelantikan ini,” kata Arif penuh haru.
Kini Arif menjabat sebagai Analisis SDM, tanggung jawabnya bukan hanya mengelola data PAUD, tetapi meluas ke seluruh tenaga pendidikan.
Dengan tanggung jawab lebih besar, Arif mengaku siap mengemban amanah tersebut.
Baginya, jabatan adalah kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas dan kerja kerjas.
Baca juga: Mobil hingga 21 Motor Mewah Disita Terkait Kasus Korupsi Ekspor CPO, Ini Barang Sitaan Lainnya
“Saya akan tetap bekerja seperti biasa, hanya sekarang tanggung jawabnya lebih besar,” tambahnya.
Arif juga berharap kepada rekan-rekan sesama PPPK yang baru saja dilantik untuk dapat menjaga etika dan profesionalitas dalam bekerja.
“Jabatan ini akan kita pertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tapi juga kepada Tuhan. Maka dari itu, mari kita bekerja dengan amanah dan penuh rasa syukur,” ucapnya.
Baca juga: Intip Harga HP iPhone di April 2025, Dari iPhone 11 hingga iPhone 16 Series
Pelantikan PPPK kali ini menjadi catatan penting dalam sejarah kepegawaian Boalemo.
Di tengah berbagai tantangan dan dinamika, masih ada kisah perjuangan yang berujung bahagia seperti yang dialami Arif.
Semangat dan dedikasi Arif selama 14 tahun menjadi honorer akhirnya terbayar.
Kini, ia membuka babak baru dalam hidupnya sebagai ASN, dengan harapan bisa terus memberi manfaat bagi dunia pendidikan di Boalemo. (*)
(TribunGorontalo.com/Nawir Islim)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.