Berita Populer

GORONTALO TERPOPULER: Oknum Pengacara Tipu Klien, Meylan Tangkodu Ajukan Pindah Tugas

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (13/4/2025).

Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
BERITA POPULER - Kolase foto perayaan Hari Ketupat di Moodu, Meylan Tangkodu, dan ilustrasi pengacara. Simak berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com. 

Hal itu karena ia viral dan menuai kritik dari netizen terkait sejumlah keluhan pencairan anggaran di daerah itu. 

Di tengah polemik yang berkembang, terungkap bahwa Meylan sudah sejak 2024 mengajukan permohonan pindah tugas ke Kabupaten Gorontalo.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo, Burhan Ismail, membenarkan adanya permohonan pindah tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini prosesnya masih dalam tahap administrasi dan belum ada penugasan resmi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Memang benar, sejak tahun 2024 yang bersangkutan sudah mengajukan permohonan pindah ke Kesbangpol Kabupaten Gorontalo. Tapi sampai sekarang belum ada SK Gubernur maupun Surat Perintah Tugas (SPT),” ujar Burhan, Jumat (11/4/2025).

Burhan juga membantah kabar yang beredar luas di media sosial bahwa Meylan telah resmi berpindah dan mulai bertugas di instansinya.

BACA SELENGKAPNYA

Warga Moodu Gelar Ketupat Dua Pekan Setelah Lebaran, Jadi Ajang Silaturahmi

GEBYAR KETUPAT - Seorang anak tampak memegang dus untuk sumbangan kegiatan Semarak gebyar ketupat di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Sabtu (12/4/2025).
GEBYAR KETUPAT - Seorang anak tampak memegang dus untuk sumbangan kegiatan Semarak gebyar ketupat di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Sabtu (12/4/2025). (FOTO: Her)

Meskipun sebagian besar daerah telah menuntaskan tradisi ketupat, warga di kawasan Masjid Nurul Hasanah, Jalan Taman Surya, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, tetap semangat menggelar Gebyar Ketupat, Sabtu (12/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung dua pekan setelah Idul fitri ini memang didesain untuk ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. 

Sejak pukul 13.00 Wita, area pelataran masjid sudah dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

"Ini memang rutin kita laksanakan setiap tahun," ujar Heriyanto Umar, panitia kegiatan, kepada TribunGorontalo.com.

Gebyar ketupat ini menjadi ajang silaturahmi warga dengan kegiatan utama berupa doa bersama dan makan ketupat yang disiapkan secara gotong-royong oleh masyarakat sekitar.

Sebelum doa dan makan bersama, warga mengisinya dengan beragam lomba yang melibatkan seluruh lapisan warga.

Di antaranya lomba cungkel pinang, tangkap bebek, lari kelereng, dan tarik tambang.

Panitia juga menyiapkan satu lomba spesial untuk para ibu-ibu, yakni rebutan kursi.

BACA SELENGKAPNYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved