Debt Collector Keroyok Nasabah
VIDEO CCTV Pengeroyokan di Kantor Mandala Finnance Gorontalo oleh Debt Collector
Video yang diduga merupakan data dari kantor Mandala Finnance Gorontalo itu diterima TribunGorontalo.com, Rabu (26/3/2025).
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Selain video viral yang memperlihatkan secara amatir pengeroyokan seorang warga oleh debt collector, kini terungkap video lain.
Video yang diduga merupakan data dari kantor Mandala Finnance Gorontalo itu diterima TribunGorontalo.com, Rabu (26/3/2025).
CCTV tampak berada di lokasi strategis, tepat menyorot detik-detik insiden pengeroyokan terjadi.
Dari video tersebut terlihat sejumlah karyawan berseragam biru Mandala Finnace Gorontalo tampak menyaksikan kejadian tersebut.
Dari posisinya, CCTV ini nampak memang terpasang di lokasi parkiran karyawan.
Detik-detik pemukulan pun terlihat jelas. Mula-mula terlihat ada cek-cok, lalu tiba-tiba seseorang melakukan pemukulan.
Korban bernama Moh Andi Indalan, pria 46 tahun asal Pagimana, Sulawesi Tengah, sendiri melawan sejumlah debt collector berpakaian preman.
Helm serta tendangan melayang ke arah korban. Tak tinggal diam, korban pun melawan dan melayangkan pukulan.
Hingga korban kemudian melarikan diri ke luar kantor dan dikerjar oleh sejumlah debt collector.
Para debt collector ini membawa kayu hingga batu dan melemparkan helm.
Kronologi Pengeroyokan
Menurut keterangan Andi, peristiwa bermula saat ia tengah dalam perjalanan pulang bersama iparnya pada Senin (24/3/2025).
Tiba-tiba, sekelompok pria yang mengendarai empat motor mencegatnya di kawasan Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.
"Saya dipaksa berhenti dan diminta ke kantor. Mereka bilang ada yang harus dibicarakan," ujar Andi.
Sesampainya di kantor Mandala Multifinance, Andi dibawa ke lantai dua dan diinterogasi terkait dugaan tunggakan pembayaran kendaraan.
Meski sudah menunjukkan BPKB sebagai bukti pelunasan, ia tetap diminta menyerahkan motornya.
"Saat saya ingin mengambil BPKB dan mencoba menyalakan motor, mereka merampas kunci saya. Lalu tiba-tiba saya dipukul ramai-ramai, bahkan pakai kayu dan batu," ungkapnya.
Baca juga: Pria di Banten Viral Gara-gara Ditemukan di Atas Pohon Beringin, Terpaksa Dibopong
Akibat kejadian ini, Andi mengalami memar di tangan dan tubuhnya.
Ia pun melaporkan kasus ini ke Polresta Gorontalo Kota dan menjalani visum sebagai bukti penganiayaan.
Debt Collector Ditangkap, Korban Juga Dilaporkan
Setelah video pengeroyokan viral, polisi langsung bergerak dan menangkap enam debt collector yang terlibat.
Namun, tak lama setelahnya, pihak PT Lintas Borneo Sukses justru melaporkan balik Andi atas dugaan penganiayaan.
"Kami menerima dua laporan, satu dari korban pengeroyokan dan satu lagi dari pihak LBS yang melaporkan Andi," kata Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian Reza.(*)
| Mediasi Berhasil, Andi Indalan dan Debt Collector Sepakat Cabut Laporan di Polresta Gorontalo Kota |
|
|---|
| Hati Andi Indalan Tergugah Lihat Anak Debt Collector Nginap di Polresta Gorontalo Kota: Kasihan! |
|
|---|
| Tuntutan Andi Indalan saat Mediasi Bersama Debt Collector di Gorontalo, Ingin Sepeda Motor Kembali |
|
|---|
| Terungkap 2 Alasan Andi Indalan Mau Berdamai dengan Debt Collector Gorontalo Pelaku Pengeroyokan |
|
|---|
| Debt Collector Gorontalo Sewaan Mandala Finance Ajukan Damai ke Korban, Ini Kata Polisi |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.