Rabu, 4 Maret 2026

Donald Trump

Donald Trump Menggila, Kini Ancam Rusia dan China hingga Surati Pemimpin Tertinggi Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Rusia terkait perdamaian di Ukraina.  Trump mengancam China dan Rusia agar mendukung denuklirisasi di

Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Donald Trump Menggila, Kini Ancam Rusia dan China hingga Surati Pemimpin Tertinggi Iran
YouTube The White House/Ayatollah Ali Khamene/ WORLD ECONOMIC FORUM/ DW/Reuters
ANCAMAN TRUMP - Presiden AS Donald Trump, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin. Donald Trump Menggila Ancam Rusia dan China hingga Surati Pemimpin Tertinggi Iran 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus memberikan pernyataan dan kebijakan yang kontroversional.

Terkini  Donald Trump mengancam Rusia terkait perdamaian di Ukraina. 

Selain itu Trump mengancam China dan Rusia agar mendukung denuklirisasi di antara kekuatan global. Trump juga mengirim surat ke pemimpin tertinggi Iran

Trump makin menggila dengan kebijakan-kebijakanya termasuk di sektor ekonomi. Donald Trump mengatakan ia mendukung denuklirisasi di antara kekuatan global.

"Akan sangat bagus jika semua orang menyingkirkan senjata nuklir mereka. Saya tahu Rusia dan kita sejauh ini memiliki paling banyak," kata Trump kepada wartawan pada hari Kamis (6/3/2025).

"China akan memiliki jumlah yang sama dalam waktu 4-5 tahun. Akan sangat bagus jika kita semua bisa denuklirisasi karena kekuatan senjata nuklir itu gila," lanjutnya, seperti diberitakan Newsweek.

Ini bukan pertama kalinya Donald Trump membahas masalah ini.

Februari lalu, Donald Trump mengkritik ratusan miliar dolar yang diinvestasikan untuk membangun kembali sistem pencegah nuklir AS.

Donald Trump juga berharap untuk mendapatkan komitmen dari negara lain untuk mengurangi pengeluaran militer mereka.

"Saya ingin mengatakan: Mari kita potong anggaran militer kita hingga setengahnya," kata Trump kepada wartawan pada Jumat (14/2/2025).

"Tidak ada alasan bagi kita untuk membangun senjata nuklir baru—kita sudah punya begitu banyak," imbuhnya.

"Anda bisa menghancurkan dunia 50 kali, 100 kali. Dan di sini kita membangun senjata nuklir baru, dan mereka membangun senjata nuklir," ujarnya.

 Januari lalu, Trump mengatakan ia tertarik untuk melakukan denuklirisasi.

"Kami ingin melihat apakah kami dapat melakukan denuklirisasi dan saya pikir itu sangat mungkin," kata Trump menanggapi pertanyaan wartawan tentang hubungan AS-China di Forum Ekonomi Dunia pada Kamis (23/1/2025).

Tanggapan Rusia

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved