Pelantikan Donald Trump
Usai Dilantik Jadi Presiden, Donald Trump Tetapkan Amerika Serikat Hanya Akui 2 Jenis Kelamin
Dia secara tegas menghentikan program keberagaman dan menetapkan Amerika Serikat hanya mengakui dua jenis kelamin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/nhvjhvmj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Usai dilantik menjadi presiden Amerika Serikat, Donald Trump membuat gebrakan baru.
Dia secara tegas menghentikan program keberagaman dan menetapkan Amerika Serikat hanya mengakui dua jenis kelamin.
Dilansir dari Kompas.com, selain itu, Trump juga akan menghentikan program kesetaraan dan inklusi di negara yang dipimpinnya.
Kabar itu diungkap oleh seorang pejabat Gedung Putih pada Senin (20/1/2025), sebagaimana dilansir Reuters.
Baca juga: Trump Jadi Presiden, TikTok Kembali Beroperasi di Amerika Serikat
Menurut pejabat tersebut, Trump juga akan menetapkan bahwa pemerintah federal Amerika Serikat hanya akan mengakui dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan.
Pejabat Gedung Putih itu menambahkan, lebih banyak tindakan terkait program keberagamaan, kesetaraan, dan inklusi diharapkan segera dilakukan.
Tetapi, ia tidak memberikan rincian lain tentang langkah-langkah yang direncanakan atau kapan akan diumumkan.
"Sebagai bagian dari perintah eksekutif, dana federal tidak akan digunakan untuk mempromosikan 'ideologi gender'," kata pejabat tersebut.
Baca juga: Jadwal hingga Link Streaming Upacara Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS
Ideologi gender merujuk pada istilah yang sering digunakan untuk merujuk pada ideologi apa pun yang mempromosikan pandangan non-tradisional tentang seks dan gender.
"Pendanaan AS juga tidak akan digunakan untuk prosedur medis transisi," kata pejabat tersebut.
Tidak segera jelas apa arti perintah eksekutif tersebut bagi militer AS.
Namun, pada masa jabatan pertamanya, Trump pernah mengumumkan bahwa ia akan melarang tentara transgender untuk bertugas di militer, dan pemerintahannya membekukan perekrutan personel transgender.
Baca juga: Donald Trump Akan Dilantik Hari Ini, Senin 20 Januari 2025 Sebagai Presiden AS, Ini Jadwalnya
Joe Biden kemudian membatalkan keputusan itu ketika ia menjabat sebagai Presiden AS mulai 2021.
Dua perintah eksekutif tentang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, serta masalah gender adalah bagian dari serangkaian perintah tentang berbagai topik mulai dari imigrasi hingga energi yang dipratinjau oleh para pejabat Gedung Putih yang baru pada Senin pagi.
Pelantikan Trump sendiri sedianya akan diadakan pada Senin pukul 12.00 waktu setempat atau Senin tengah malam WIB.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com