Tribun HIS
Demi Ekonomi, Subur Haironi Jauh-jauh dari Jember ke Gorontalo Jualan Bakso Pangsit
Karena ekonomi di kampung kurang sehingga saya merantau ke Gorontalo," ungkap Subur saat ditemui Tribun Gorontalo disela-sela menjual, Rabu (26/2/202
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENJUAL-PANGSIT-Kisah-mas-Subur-Haironi-52-dari-Jember-Jawa-Timur-merantau-ke-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kisah Subur Haironi (52), pria dari Jember, Jawa Timur, merantau ke Gorontalo untuk jualan bakso pangsit.
Subur menjelaskan dirinya memberanikan diri merantau ke Gorontalo dikarenakan kebutuhan ekonomi.
"Karena ekonomi di kampung kurang sehingga saya merantau ke Gorontalo," ungkap Subur saat ditemui Tribun Gorontalo disela-sela menjual, Rabu (26/2/2025).
Subur datang ke Gorontalo pada tahun 2018 hingga sampai dengan 2025.
Ia kini tinggal di Jalan Manggis, Kota Gorontalo. Setiap hari ia berjualan bakso pangsit di depan SMPN 1 Kota Gorontalo.
Ia mengatakan sebelum ke Gorontalo, Subur pernah menginjakkan kakinya di Papua untuk berjualan bakso pangsit sekitar tahun 2010.
"Saya sebelumnya pernah ke wilayah Kecamatan Arso, Papua tahun 2010 sampai 2017," ungkapnya.
Setelah itu, ia kembali ke Jawa. Namun tak sampai satu tahun, ia kemudian datang ke Gorontalo.
"Dari Jawa belum satu tahun langsung ke Gorontalo sini," ujarnya.
Menurut Subur Gorontalo merupakan daerah yang aman dan masyarakatnya ramah.
"Di Gorontalo saya melihat cukup aman, apalagi kalau keluar rumah hingga larut malam," jelasnya.
Sejauh ini penjualan bakso pangsit masih stabil bahkan makanan ini sangat diminati oleh masyarakat lokal.
"Memang bakso pangsit ini saya melihat jadi kesukaan masyarkat setempat, dan penjualannya masih stabil," bebernya.
Subur berangkat dari rumahnya sekiranya pukul 11.00 Wita sampai dagangannya habis.
Tapi biasanya di bulan Ramadan ia akan menjual pada sore hari sekiranya pukul 15.00 wita.
Tribun HIS
Gorontalo
Subur Haironi
Jember
Penjual Bakso Pangsit
Kecamatan Arso
Cuaca Kota Gorontalo
BMKG
Cuaca kabupaten bone bolango
| Mengenal Nurlia Herman, Mahasiswi Gorontalo Aktif Pengembangan Diri Hingga Terus Berprestasi |
|
|---|
| 30 Tahun Arungi Laut Tomini, Nelayan Leato Selatan Curhat Tak Mampu Kuliahkan Anak Perempuan |
|
|---|
| Cerita Romi Bakir Jadi Tenaga Honorer Gorontalo Selama 20 Tahun, Kini Lulus Jadi PPP3 |
|
|---|
| Lolos jadi Anggota Polri, Pemuda Gorontalo Ini Awalnya Kuli Bangunan dan jadi Ojol |
|
|---|
| Alwi Arridha Buchari Kasim Cerita Habiskan Satu Semester Magang di Taiwan |
|
|---|