Sabtu, 7 Maret 2026

Tribun HIS

Cerita Romi Bakir Jadi Tenaga Honorer Gorontalo Selama 20 Tahun, Kini Lulus Jadi PPP3

Cerita Romi Bakir (50) warga Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Cerita Romi Bakir Jadi Tenaga Honorer Gorontalo Selama 20 Tahun, Kini Lulus Jadi PPP3
MAGANG TRIBUNGORONTALO/MAWAR TASYA DATUNGSOLANG
DIANGKAT JADI PPPK - Romi Bakir (50) warga Kelurahan Padebuolo selama 20 tahun jadi tenaga honorer Kini menjadi PPPK di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo pada Selasa (20/5/2025) 

TRIBUNGORONTALO.COM- Cerita Romi Bakir (50) warga Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah 20 tahun tenaga honor

Kini Romi Bakir resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

“Ini merupakan suatu rasa syukur yang tak terhingga. Pengabdian selama 20 tahun akhirnya terbayarkan. Ini adalah bukti bahwa usaha dan ikhtiar tidak akan pernah luput dari takdir Allah SWT,” ujar Romi Bakir kepada TribunGorontalo.com pada Selasa (20/5/2025)

Romi memulai pengabdiannya sebagai tenaga honorer di bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Gorontalo pada 2005.

Selama bertahun-tahun, ia menjalankan tugas dengan tulus, meskipun penghasilan sebagai honorer sangat terbatas.

"Kalau mau dilihat dari kesejahteraan yang kami dapatkan, tentu sangat tidak sebanding dengan pekerjaan dan tanggung jawab yang kami emban. Tapi kalau hanya mengukur dari sisi materi, mungkin saya tidak akan bisa bertahan sampai hari ini," jelasnya.

Menurut Romi, hal yang membuatnya terus bertahan adalah rasa tanggung jawab dan niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. 

Ia percaya bahwa setiap bentuk pengabdian tidak akan pernah sia-sia jika dilandasi dengan keikhlasan. Proses seleksi P3K bukanlah sesuatu yang mudah baginya.

Ia mengaku telah dua kali mengikuti ujian seleksi sebelumnya, namun belum berhasil.

“Dari 2005 saya mengabdi, tapi baru tahun ini saya dinyatakan lulus PPPK. Awal-awal pengalian pengalian tercecer, tapi ternyata ini mungkin bagian dari rencana Allah, dan tahun ini rezekinya datang,” ujar Romi

Setelah mengikuti tahapan seleksi, ia berhasil lulus dan mendapatkan penempatan di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo.

"Kesannya saya sudah tidak bisa gambarkan dengan kata-kata. Ini karunia yang luar biasa. Sekarang tinggal menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya sebagai abdi masyarakat dan negara," tambahnya.

Keberhasilan Romi bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak tenaga honorer lainnya yang masih berjuang. 

Ia menyampaikan pesan khusus kepada tenaga honore lainnya.

“Kepada teman-teman honorer di manapun berada, jangan pernah patah semangat. Jangan putus asa. Teruslah berjuang, teruslah berdoa dan berikhtiar. Percaya bahwa semua usaha akan indah pada waktunya,” pesan Romi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, etos kerja, dan niat yang tulus dalam menjalankan tugas. 

Romi sebagai PPPK di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo bertekad untuk bekerja lebih maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan masyarakat. (*/Magang/Mawar Hardiknas Tasya Datunsolang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved