Pelantikan Wali Kota Gorontalo
Alumni UNG Ingin Kota Gorontalo Didorong Jadi Kota UMKM
Salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah Kota Gorontalo yakni mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aefergf.jpg)
Tak hanya itu, Kata Inkrianto pendampingan dan konsultasi bagi para UMKM pemula juga menjadi aspek yang tidak kalah penting.
Dengan adanya bimbingan dalam pengelolaan keuangan, pemasaran, dan operasional, UMKM dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan bisnis.
“Misalnya, pelaku UMKM kedai kopi dapat berkolaborasi dengan petani kopi lokal di Gorontalo untuk mempromosikan produk unggulan seperti Kopi Pinogu. Kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem UMKM di daerah,” kata Inkrianto.
Transformasi Kota Gorontalo menjadi Kota UMKM juga sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan pemberdayaan sektor produktif.
Baca juga: Penjabat Wali Kota Gorontalo Ismail Madjid Ucapkan Selamat kepada Adhan Dambea dan Indra Gobel
Dalam visi tersebut, UMKM berperan sebagai salah satu pilar utama dalam transformasi ekonomi, khususnya dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan mengurangi ketimpangan ekonomi.
“Untuk mencapai visi ini, kita harus memiliki komitmen kuat dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing. Dengan kebijakan yang tepat, Kota Gorontalo bisa menjadi percontohan sebagai Kota UMKM yang sukses di Indonesia,” tutup Inkrianto. (*)