Kecelakaan Maut Minsel
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Jadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Korban Kecelakaan
Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Mustaki di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gusnar-Ismail-menjadi-Inspektur-Upacara-Pelepasan-Jenazah.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gusnar Ismail hadir langsung di rumah duka dan bertindak sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki
- Suasana haru menyelimuti rumah duka, dipadati keluarga, sahabat, ASN, guru, serta pegawai kejaksaan yang datang memberikan penghormatan terakhir
- Kedua korban meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan saat perjalanan menuju Manado
TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Mustaki di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Minggu (15/3/2026).
Sejak pagi hari, rumah duka dipadati pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada dua kakak beradik korban kecelakaan maut, Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki.
Jalan Pangeran Hidayat yang biasanya ramai dengan aktivitas warga, pagi itu berubah menjadi lautan manusia berpakaian putih.
Pakaian putih dikenakan sebagai simbol kesucian dan penghormatan terakhir bagi kedua almarhumah.
Para pelayat duduk berjejer di sisi kiri dan kanan jalan, menciptakan suasana khidmat menjelang prosesi pelepasan.
Sekitar pukul 07.35 Wita, keluarga bersama pelayat mulai mempersiapkan upacara pelepasan jenazah.
Upacara tersebut menjadi perhatian besar karena dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Kehadiran gubernur menandai betapa besar rasa kehilangan masyarakat Gorontalo atas wafatnya dua sosok muda yang berkontribusi di bidang pendidikan dan hukum.
Gusnar Ismail bertindak sebagai inspektur upacara atau pembina upacara pelepasan jenazah.
Dengan penuh khidmat, ia memimpin jalannya prosesi yang diikuti ratusan pelayat.
Suasana hening menyelimuti rumah duka ketika gubernur berdiri tegak di hadapan dua peti jenazah.
Dalam kesempatan itu, Gusnar menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga Mustaki.
Ia menegaskan bahwa kepergian Fanni dan Yessi adalah kehilangan besar bagi masyarakat Gorontalo.
“Mereka adalah putri terbaik daerah ini. Satu berkiprah di dunia pendidikan, satu lagi di bidang hukum. Keduanya telah memberikan kontribusi nyata,” ujar Gusnar.