Kades Tipu Warga
Kades Hutabohu Gorontalo Akan Jual Mobil demi Kembalikan Uang Peserta Seleksi PPPK: Mau Tidak Mau
Kepala Desa Hutabohu, Rustam Pomalingo, bersedia mengembalikan semua uang yang diberikan oleh warganya, NH.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kades-Hutabohu-Rustam-Pomalingo-saat-diwawancarai-wartawan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kepala Desa Hutabohu, Rustam Pomalingo, bersedia mengembalikan semua uang yang diberikan oleh warganya, NH.
Diketahui NH merupakan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Keluarga NH membayar Rustam Pomalingo sebesar Rp68 juta untuk mengurus berkas persyaratan PPPK milik NH.
Namun NH gagal lulus PPPK sehingga keluarganya menuntut pengembalian uang.
Kasus ini sempat menjadi polemik. Kedua belah pihak memiliki argumen berbeda soal uang yang diserahkan.
Permasalahan ini pun harus dibawa ke Rapat Dengar Pendapat DPRD Kabupaten Gorontalo.
Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo mengundang keluarga korban, Kades Hutabohu, Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo, dan Kadis Pertanian Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (11/2/2025).
Dalam RDP, DPRD meminta Rustam Pomalingo mengembalikan uang sebesar Rp68 juta kepada keluarga NH.
Baca juga: Rafli Biya Ngaku Disuruh Darwis Moridu, Pinjam Berkas Perusahaan untuk Proyek JUT Boalemo Gorontalo
Pernyataan Kades Hutabohu
Kades Hutabohu, Rustam Pomalingo, menyatakan setuju akan pengembalian uang yang disepakati dalam RDP.
Ia bahkan rela menjual mobil demi melunasi semua tuntutan itu.
Rustam sebetulnya meminta waktu lebih dari satu minggu tapi permintaan tersebut ditolak oleh keluarga NH.
"Saya punya kemampuan, saya tahu persis, dan saya mau tidak mau, saya harus mau membayar," ungkap Rustam kepada TribunGorontalo.com seusai RDP, Selasa (12/2/2025).
Ia juga menyebutkan bahwa jalan terakhir untuk membayar dana itu dengan menjual mobil miliknya.
"Tapi saya berdoa bisa saya tunaikan dengan baik," jelasnya.
Selain itu, ia berupaya menghindari kekeruhan masalah yang lebih besar.