Senin, 23 Maret 2026

Suami Tikam Istri di Pohuwato

BREAKING NEWS: Suami Tikam Istri hingga Tewas di Pohuwato Gorontalo, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Seorang pria bernama berinisial UB atau akrab disapa Ulfan (49) menikam istrinya hingga tewas.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Suami Tikam Istri hingga Tewas di Pohuwato Gorontalo, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Kolase TribunGorontalo.com/Tangkapan layar FB
SUAMI TIKAM ISTRI - Seorang pria menusuk istrinya di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Minggu (9/2/2025) dini hari WITA. Aksi pelaku diketahui oleh anaknya yang mendengar suara teriakan korban. 

Korban kemudian mengajak seorang temannya. Mereka sempat singgah di pangkalan sebelum akhirnya kembali ke wilayah Tondano. 

Sekira pukul 16.30 WITA, mereka tiba di Kelurahan Wulauan, Kecamatan Tondano Utara, Minahasa. Sopir lalu menurunkan satu penumpang yaitu Stiv.

Penumpang pria itu lalu pamit mengambil uang di rumahnya.

Namun setelah sekian lama menunggu, sopir pun turun dari mobilnya.

Sang sopir berdiri di bahu jalan sembari melihat ke arah lorong yang dimasuki penumpang tadi.

Beberapa saat kemudian, penumpang itu datang tapi tidak memberikan uang yang dijanjikan.

Alih-alih membayar ongkos jalan, pelaku justru menikam sang sopir berkali-kali menggunakan pisau dapur.

Adapun sang sopir meninggal dunia akibat luka tusukan di organ vitalnya.

ementara itu, pelaku kini telah diamankan di Polsek Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Senin (3/2/2025) malam.

Dalam sebuah tayangan video yang dibagikan di media sosial Facebook, pelaku dikenal dengan nama Stiv.

Stiv dimintai keterangan perihal perjalanan hingga berujung penikaman.

Pelaku terpengaruh obat-obatan

Pelaku ternyata sempat menelan obat-obatan sebelum kejadian.

Hal ini terungkap saat Stiv diinterogasi sejumlah anggota polisi di Polsek Remboken.

Menurut pengakuannya, Stiv sempat menelan dua butir obat sesaat sebelum dirinya dijemput sopir.

Di saat obat mulai bereaksi, kendaraan yang ditumpangi Stiv akhirnya tiba di tempat tujuan.

Stiv menyebut dirinya sempat meminta uang kepada ibunya.

Namun dirinya tak terima karena sang sopir meminta ongkos sebesar Rp100 ribu.

Stiv pun cekcok dengan sopir masalah harga tersebut.

Tak lama berselang, Stiv menusuk korban menggunakan pisau dapur yang dibawa dari rumahnya. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved