Berita Nasional
Tragis! Kakak Beradik di Makassar Disekap di Toilet, Dirantai, dan Disiram Air Panas oleh Ibu Tiri
Hingga kini, kondisi SF dan IS masih dalam pemantauan intensif tim medis. Publik berharap keduanya bisa segera pulih dan mendapatkan perlindungan yang
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENYEKAPAN-ANAK-Kapolres-Pelabuhan-Makassar-AKBP-Restu-Wijayanto.jpg)
Dokter Spesialis Bedah RS Bhayangkara, dr. Elvis, menjelaskan bahwa kondisi kedua bocah sangat memprihatinkan.
"Anak pertama mengalami luka bakar di perut dan paha, sementara anak kedua lebih parah. Luka bakarnya mencapai 58 persen," jelasnya.
Selain luka bakar, kedua korban juga mengalami malnutrisi akut karena tidak diberi makan selama berhari-hari.
"Kemungkinan mereka tidak makan selama seminggu. Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan dokter anak dan dokter gizi untuk menangani kondisi mereka," tambah Elvis.
Selain luka fisik, dugaan trauma psikologis juga menjadi perhatian utama tim medis dan aparat kepolisian.
"Korban terlihat ketakutan saat ditanya, mereka masih dalam kondisi syok berat," ungkap seorang petugas yang menangani kasus ini.
Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan psikolog untuk memberikan pendampingan agar kondisi mental korban bisa pulih.
Kasus ini mengundang kemarahan warga sekitar. Mereka tidak menyangka ada kekejaman seperti ini di lingkungan mereka.
"Ini sangat biadab. Anak sekecil itu disiksa seperti binatang. Harus dihukum seberat-beratnya!" kata seorang warga yang enggan disebut namanya.
Polisi memastikan bahwa tersangka akan dijerat dengan Pasal 80 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 tentang kekerasan terhadap anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Hingga kini, kondisi SF dan IS masih dalam pemantauan intensif tim medis. Publik berharap keduanya bisa segera pulih dan mendapatkan perlindungan yang lebih baik di masa depan.
(*)
| Lengkap! Ketentuan THR Karyawan Swasta 2026 dan Sanksi Jika Terlambat |
|
|---|
| Delapan Mobil Disegel Usai OTT Korupsi, KPK Sita Kendaraan Bupati Pekalongan |
|
|---|
| 75 Ribu Pelajar di Bandung Alami Stres hingga Depresi, Sekolah Siap Lakukan Asesmen |
|
|---|
| Jenazah Wanita Dihadang Warga saat Diantar ke Pemakaman, Terungkap Rupanya Punya Hutang Belum Lunas |
|
|---|
| Guntur Romli Soroti Tak Ada Ucapan Duka Prabowo atas Wafatnya Ali Khamenei |
|
|---|