Relokasi PKL UNG
3 Lokasi di Kota Gorontalo jadi Opsi untuk Pedagang yang Digusur dari Depan Kampus I UNG
Setelah penertiban dilakukan, kini Pemkot Gorontalo merekomendasikan tiga lokasi alternatif bagi para pedagang.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfaerg.jpg)
Bahkan kata Hans, jika pedagang berhenti berjualan selama satu atau dua hari saja sudah dapat menurunkan pendapatan secara signifikan.
Apalagi jika mereka harus mencari lokasi baru, potensi kehilangan pelanggan menjadi resiko utama yang akan dihadapi.
"Sulit sekali mencari pelanggan baru," tuturnya.
Hans juga mengungkapkan bahwa dia siap membayar retribusi resmi kepada pemerintah daerah jika dibutuhkan.
Selain itu, mereka juga akan menjaga kebersihan dan kerapian tempat tersebut agar tetap nyaman untuk semua pihak.
“Kami hanya berharap ada solusi terbaik. Jika memang harus ada aturan tambahan, kami siap mematuhinya, asalkan kami tetap bisa berjualan di sini,” ujarnya
Kata Hans, jika mereka pindah lokasi berjualan tak hanya akan berdampak pada para pedagang, tetapi juga pada mahasiswa dan masyarakat sekitar yang terbantu oleh keberadaan mereka.
(*)
| Pemkot Gorontalo Bakal Dipanggil DPRD Gara-gara Berencana 'Gusur' Pedagang di Kawasan UNG |
|
|---|
| Pedagang Kaki Lima di Depan Kampus 1 UNG Minta Dipertimbangkan Kembali Jika Mereka Harus Direlokasi |
|
|---|
| Jelang Pelantikan Wali Kota Gorontalo, Pedagang Diminta Kosongkan Kawasan Depan Kampus UNG |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Satpol PP Gorontalo Minta Pedagang Kosongkan Kawasan Depan Kampus UNG |
|
|---|