Sabtu, 14 Maret 2026

Relokasi PKL UNG

3 Lokasi di Kota Gorontalo jadi Opsi untuk Pedagang yang Digusur dari Depan Kampus I UNG

Setelah penertiban dilakukan, kini Pemkot Gorontalo merekomendasikan tiga lokasi alternatif bagi para pedagang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 3 Lokasi di Kota Gorontalo jadi Opsi untuk Pedagang yang Digusur dari Depan Kampus I UNG
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KAWASAN UNG: Potret lokasi depan kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang jadi tempat strategis bagi penjual. 

Selain menciptakan ketertiban, solusi ini juga bertujuan meningkatkan ekonomi para pedagang di lokasi yang lebih layak.

Saat ini, Pemkot Gorontalo masih berada dalam masa transisi pemerintahan.

Oleh karena itu, berbagai langkah penertiban dan relokasi pedagang akan diinventarisasi untuk kemudian dijalankan oleh wali kota yang baru.

Irwan optimistis bahwa Wali Kota terpilih, Adhan Dambea, akan mampu menuntaskan permasalahan ini dengan kebijakan yang tepat.

"Beliau sangat paham kondisi Kota Gorontalo dan tahu langkah apa yang harus diambil," tutup Irwan.

Pemkot Gorontalo mengimbau para pedagang untuk bersabar dan mengikuti arahan yang diberikan demi menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata dan nyaman bagi semua pihak.

Curhat Pedagang

Kawasan depan kampus I UNG memang dinilai strategis. Karena itu, banyak pedagang  yang berjualan di tempat ini, bahkan menolak jika harus pindah. 

Ramli Idris misanya, saat diwawancarai pada awal Januari 2025 meminta kawasan ini dapat dijadikan sebagai pusat wisata kuliner resmi dan bersedia untuk membayar retribusi jika diminta, dan menata area itu agar lebih rapi.

“Kami siap memenuhi aturan pemerintah, asalkan tetap diperbolehkan berjualan di sini. Tempat ini sudah memberikan banyak manfaat bagi kami pedagang dan masyarakat,” ucap Idris kepada TribunGorontalo.com, Minggu (5/1/2025).

Ramli dan para pedagang lain sangat berharap Pemerintah Kota Gorontalo dapat mempertimbangkan ulang keputusan ini demi keberlangsungan usaha mereka. 

Mereka optimistis, dengan pengelolaan yang baik, kawasan ini dapat menjadi aset ekonomi dan wisata kuliner untuk Kota Gorontalo.

Sementara itu, Hans, pedagang lainnya mengatakan lokasi ini bisa menjadi sangat ramai karena dekat dengan kos-kosan mahasiswa.

Jadi jika dia harus pindah, akan berpengaruh besar kepada penghasilannya.

"Jika kami harus pindah, dampaknya pasti akan besar, terutama pada pendapatan,” ucapnya 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved