Viral Internasional
Diduga Selundupkan Kokain, Radja Nainggolan Ditangkap Polisi
Melansir Kompas.com, eks pemain AS Roma itu diduga terlibat dalam kasus penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.
TRIBUNGORONTALO.COM – Radja Nainggolan ditangkap polisi atas kasus penyelundupan narkoba.
Melansir Kompas.com, eks pemain AS Roma itu diduga terlibat dalam kasus penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.
Narkoba itu diselundupkan melalui pelabuhan Antwerp, Belgia.
Radja Nainggolan diamankan pihak berwajib pada Senin (27/1/2025).
Menurut keterangan sang pengacara Omar Souidi, Radja Nainggolan tak berada di rumahnya, di Braziliestraat, ketika penggerebekan dilakukan.
Kala itu, Nainggolan tengah bersama sang kekasih. Pria yang pernah mentas di Liga 1 bareng Bhayangkara FC itu lalu menyerahkan diri usai mendapatkan telepon dari pihak polisi.
Untuk keperluan penyelidikan, Radja Nainggolan pun harus menghabiskan satu malam di balik terali besi penjara. Rencananya, pria 36 tahun tersebut bakal dibawa ke hadapan pengadilan dan bertemu dengan hakim penyidik pada Selasa (28/1/2025) ini.
“Mengingat waktu yang sudah larut, hal ini baru bisa dilakukan pada hari Selasa," tutur pengacara Radja Nainggolan, Omar Suidi, dilansir dari media lokal Antwerp, Gazet van Antwerpen.
"Klien saya harus menunggu sebentar. Hingga saat itu, dia kehilangan kebebasannya."
"Namun, ini tidak berarti dia pasti akan ditahan, kami tidak akan berspekulasi,” tutur Souidi.
“Besok dia akan diperiksa, dan setelah itu hakim penyidik akan memutuskan apakah penahanan akan dilakukan atau tidak,” ucap sang pengacara pada Senin (27/1/2025) petang waktu Antwerp.
Saat ini, Radja Nainggolan berstatus sebagai pemain Lokeren-Temse, klub kontestan Challenger Pro League yang merupakan kasta kedua Liga Belgia.
Beberapa waktu lalu, Nainggolan pernah memamparkan alasan menerima tawaran membela Lokeren-Temse.
Ia tak mau jauh-jauh dari Kota Antwerp. “Tubuh saya mengatakan kepada saya bahwa waktunya belum tiba untuk berhenti," ujar Radja Nainggolan beberapa hari lalu, ketika diumumkan sebagai pemain baru Lokeren-Temse.
"Saya penuh dengan kejutan dan saya senang bisa kembali ke lapangan. Saya berlatih sendiri selama lima bulan, bermain sepak bola dengan teman-teman, sepak bola lima lawan lima dan padel."
"Saya telah menerima beberapa tawaran dari Turkiye dan Irak, tetapi saya memulai yang baru di Belgia, saya memiliki pacar baru dan saya tidak ingin meninggalkan Antwerp," ucap pemain dengan torehan 30 penampilan bersama timnas Belgia itu.
Baca juga: Kronologi 20 Pemuda Gorontalo Rudapaksa Gadis di Bawah Umur, Korban Digilir hingga Alami Trauma
Polisi geledah apartemen mewah milik Nainggolan
Apartemen milik Radja Nainggolan turut menjadi sorotan.
Pasalnya, apartemen berfasilitas lengkap itu tengah coba dijual oleh sang pesepak bola yang kini mentas di klub Lokeren-Temse.
"Apartemen mewah, tempat penggeledahan berlangsung, telah masuk daftar jual selama beberapa waktu dengan harga yang terjangkau 1.950.000 euro," tulis media Belgia berbahasa Perancis, La Libre.
Apabila dikurskan ke rupiah, harga apartemen Radja Nainggolan adalah sekitar 32,9 miliar.
Apartemen milik Radja Nainggolan dilengkapi dengan lima kamar tidur, tiga kamar mandi, teras seluas 118 meter persegi.
"Apartemen tersebut dilengkapi dengan interkom video dan sistem otomatisasi rumah. Para penghuni dapat menikmati kolam renang dalam ruangan yang dipanaskan, sauna/hammam, ruang kebugaran, dan teras bersama yang luas dengan pencahayaan yang baik."
"Dua ruang penyimpanan di bawah tanah dan dua tempat parkir juga termasuk dalam harga," tulis La Libre mengutip promosi dalam iklan penjualan apartemen milik Radja Nainggolan.
Adapun Radja Nainggolan mesti mendekam dipenjara selama satu malam untuk keperluan investigasi, sebelum dirinya menghadap hakim penyidik pada Selasa (28/1/2025) ini.
Pengacara Radja Nainggolan membantah keterlibatan sang klien dalam kasus ini. “Dia adalah seorang pemain sepak bola, dia bukan seorang penjahat,” kata Omar Souidi, pengacara Nainggolan, dilansir dari media Antwerp, Gazet van Antwerpen.
“Dia sendiri menentang narkoba. Sangat disayangkan untuk reputasinya bahwa dia sekarang dikaitkan dengan kasus narkoba internasional."
"Asas praduga tak bersalah juga berlaku untuk Nainggolan. Dia diinterogasi, tetapi untuk memperjelas, dia masih belum ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Souidi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Radja Nainggolan Ditangkap Polisi, Apartemen Digeledah"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Gelandang-AS-Roma-Radja-Nainggolan-h.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.