Human Interest Story
Cerita Udin Umar Marbot Masjid Agung Baiturahim Gorontalo Utara
Cerita Udin Umar (53) marbot masjid Masjid Agung Baiturahim di Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/EFRIET S MUKMIN
Udin Umar, seorang Marbot Masjid sedang membersihkan sampah di Masjid Agung Baiturahim Gorontalo Utara Senin (27/1/2025)
Walaupun sehari, Umar bisa mendapatkan penghasilan Rp 100 ribu, namun itu tergantung pembeli dan tergantung cuaca.
Kata Umar, jika cuaca terik banyak pembeli tapi jika hujan Umar bahkan bisa tak membawa uang sepeserpun.
"Apalagi akhir-akhir ini diguyur hujan, minat orang beli es berkurang, jadi saya cepat pulang jika hujan turun," jelasnya.
Padahal harga es cendolnya hanya Rp 5 ribu dengan lokasi mangkal yang tidak susah buat dicari.
Disamping menjual es cendol, istri Umar pun ikut membantu menambah penghasilan suami dengan membuat kue.
Kue yang dibuat istrinya lalu akan dititipkan ke warung-warung, juga ke gerobak es cendol milik suaminya.
"Ini kue milik istri, ya buat tambah penghasilan," tandasnya.(*/Efriet)
Berita Terkait:#Human Interest Story
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
| Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor |
|
|---|
| Kisah Yus Sahi Perintis Kopi Surplus Gorontalo: Makna Memanusiakan Manusia |
|
|---|
| Cerita Ismail Husin, Mahasiswa UNG Tekuni Dunia Jurnalistik |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Casriyati Tarpo di Gorontalo, Bantu Ekonomi Keluarga dengan Jualan Cendol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Udin-Umar-seorang-Marbot-Masjid-sedang-frf.jpg)