Amerika Serikat
Sosok Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS Kabinet Donald Trump, Pengkritik China
Sosok Marco Rubio Politisi Partai Republik asal Florida yang disetujui Senat AS menjadi menteri luar negeri di Kabinet Donald Trump.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Luar-Negeri-Amerika-Serikat-Marco-Rubio-888996.jpg)
“Tidak mungkin Ukraina juga akan mengusir orang-orang ini kembali ke tempat mereka berada pada malam sebelum invasi," tambahnya.
Sejarah Baru dalam Diplomasi Amerika
Dengan konfirmasi ini, Rubio menjadi diplomat tertinggi pertama dari keturunan Hispanik dalam sejarah Amerika Serikat.
Penunjukannya mencerminkan komitmen Trump untuk menghadirkan figur berpengaruh di panggung internasional yang dapat memperkuat posisi Amerika.
Rubio akan mengambil peran sebagai kepala diplomat Amerika saat negara itu menghadapi meningkatnya ketegangan di luar negeri di berbagai bidang.
Kenaikan jabatan Rubio menjadi menteri luar negeri menandai perubahan terbaru dalam hubungannya yang rumit dan sebelumnya penuh pertentangan dengan Trump.
Sebelumnya, keuanya sempat bersaing dalam pemilihan pendahuluan presiden Partai Republik tahun 2016.
Trump mengejek Rubio sebagai "Little Marco", sementara Rubio mengejek Trump mengenai ukuran tangannya.
Rencana Kabinet Trump
Trump telah mulai mengumumkan anggota kabinetnya segera setelah memenangkan pemilihan pada 5 November.
Para pendukungnya di Senat mendesak agar seluruh nominasi kabinet dikonfirmasi secepat mungkin.
Namun, beberapa calon lainnya diperkirakan akan menghadapi pertanyaan sulit terkait pengalaman dan kualifikasi mereka, bahkan dari anggota partai Republik sendiri.
Pemungutan suara tambahan terhadap nominasi-nominasi lain dari Trump diharapkan akan berlangsung minggu ini, dengan fokus untuk segera mengisi seluruh posisi penting dalam pemerintahan.
Sosok Marco Rubio, Eks Pelayan Toko Calon
Marco Rubio politisi kelahiran Florida akan menjadi orang Latin pertama yang menjabat sebagai diplomat tertinggi Amerika.