Berita Amerika Serikat
Amerika Serikat Umumkan F-55 Akan Jadi Jet Tempur Baru, Peningkatan F-35
Amerika Serikat Akan meningkatkan Jet Tempur dengan membuat model F-55. Hal ini diungkapkan Presiden Donald Trump saat berada Qatar pada hari Kamis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jet-tempur-buatan-AS-F-35-99000.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat Akan meningkatkan Jet Tempur dengan membuat model F-55.
Hal ini diungkapkan Presiden Donald Trump saat berada Qatar pada hari Kamis
Donald Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya berencana untuk meningkatkan jet tempur dengan membuat model F-55.
Katanya, Amerika Serikat akan melakukan "peningkatan sederhana" pada F-35, tetapi ia juga ingin melangkah lebih jauh dengan mengembangkan model yang sepenuhnya baru.
Lockheed Martin F-35 Lightning II, yang umum disebut sebagai F-35, merupakan landasan Angkatan Udara AS, dan telah digunakan dalam misi di seluruh dunia.
Sekutu NATO —seperti Italia, Inggris, dan Norwegia—semuanya menggunakan F-35 karena kemampuan beradaptasinya terhadap berbagai skenario pertempuran dan pengintaian.
Pada hari Kamis, Trump menghadiri sebuah acara bersama pasukan militer AS yang ditempatkan di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar, sebelum ia dijadwalkan terbang ke Uni Emirat Arab untuk tahap selanjutnya dari perjalanannya ke Timur Tengah.
Mengomentari pengembangan jet tempur F-55, ia berkata: "Itu akan menjadi peningkatan yang substansial, tetapi juga akan menggunakan dua mesin, karena F-35 memiliki satu mesin. Saya tidak suka mesin tunggal.
"Kami akan membuat F-55 dan - saya pikir, jika kami mendapatkan harga yang tepat, kami harus mendapatkan harga yang tepat - itu akan berupa dua mesin dan peningkatan super pada F-35, dan kemudian kami akan membuat F-22.
"Saya pikir jet tempur terindah di dunia adalah F-22, tetapi kami akan membuat F-22 Super dan itu akan menjadi versi yang sangat modern dari jet tempur F-22."
Bagaimana F-55 Dibandingkan Dengan Jet Tempur F-35
Perbedaan utama antara kedua model tersebut adalah penambahan mesin kedua pada pesawat F-55, menurut Trump. Hal ini akan meningkatkan keselamatan pesawat jika terjadi kegagalan.
Dua mesin juga akan memberikan daya dorong lebih besar, yang lebih baik untuk terbang di ketinggian dan membawa kargo yang lebih berat.
Namun, pesawat bermesin ganda biasanya lebih berat dan lebih besar daripada model bermesin tunggal, selain itu juga lebih mahal dan rumit untuk diproduksi dan diperbaiki.
Menambahkan mesin tambahan ke F-35 akan menjadi tantangan teknik yang besar, sangat mahal, dan secara efektif berarti mengembangkan pesawat baru, menurut analis penerbangan.
| Sepekan Universitas Negeri Gorontalo Berlakukan Libur Akademik Menjelang Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
| Rektor UNG Eduart Wolok Bakal Salat ID di Masjid Kampus, Lanjut Open House Bersama Sivitas Akademika |
|
|---|
| 4 Anggota TNI jadi Terduga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Terancam 7 Tahun Penjara |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Kota Gorontalo Hari Ini Rabu, 18 Maret 2026 Beserta Doa Berbuka Puasa |
|
|---|
| KRONOLOGI Bayi di Telaga Gorontalo Diduga Keracunan Kue dari Dapur MBG |
|
|---|