Gunung Ibu Meletus
Gunung Ibu di Halmahera Barat Maluku Meletus, Warga Diimbau Kosongkan Wilayah Kaki Gunung
Salah satu gunung di Halmahera Barat, Maluku kini kembali meletus. Gunung ini meletus pada Sabtu (11/1/2025) malam hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfhryjfdhryj.jpg)
Erupsi yang melontarkan Abu vulkanik setinggi 3000 meter di atas puncak itu, terjadi pada pukul 11:12 WIT.
Dari laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 2 menit 1 detik.
"Telah terjadi erupsi Gunung Ibu pada tanggal 07 Januari 2025 pukul 11:12 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 3.000 m di atas puncak (± 4.325 m di atas permukaan laut)," tulis laporan tersebut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 2 menit 1 detik.
Tepatnya pada pukul 11:16 WIT terjadi erupsi susulan dengan tinggi Kolong abu 2000 meter diatas puncak gunung atau ± 3.325 m di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut.
Baca juga: Bantuan Rp 3 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Ruang Sulut Diblokir Bank, Rupanya Permintaan BNPB
Erupsi susulan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 1 menit 45 detik.
Saat ini Gunung Ibu berada pada Status Level III atau siaga, sehingga masyarakat dan pengunjung gunung Ibu diimbau tidak beraktivitas dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut dan mata.
Seluruh pihak diminta agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat dengan tidak menyebarkan narasi bohong, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu.
Indonesia, negara kepulauan yang luas, sering mengalami aktivitas seismik dan vulkanik karena posisinya di "Cincin Api" Pasifik.
Tahun lalu, Gunung Ruang di provinsi Sulawesi Utara meletus lebih dari setengah lusin kali, memaksa ribuan penduduk pulau-pulau terdekat mengungsi.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com