Selasa, 17 Maret 2026

Berita Internasional

Departemen Kesehatan Amerika Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Publik Dampak Kebakaran LA

Setidaknya informasi yang dihimpun dari arstechnica.com, kebakaran ini telah merenggut 10 nyawa dan menghancurkan lebih dari 10 ribu bangunan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Departemen Kesehatan Amerika Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Publik Dampak Kebakaran LA
Kredit: Getty | Apu Gomes
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api dari Api Palisades yang membakar Teater Palisades saat terjadi badai angin kencang pada 8 Januari 2025 di lingkungan Pacific Palisades di Los Angeles, California. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Departemen Kesehatan Amerika Serikat pada hari Jumat (10/1/2025), mengumumkan keadaan darurat kesehatan publik untuk California.

Pengumuman ini menyusul kebakaran hebat yang melanda kawasan Los Angeles.

Setidaknya informasi yang dihimpun dari arstechnica.com, kebakaran ini telah merenggut 10 nyawa dan menghancurkan lebih dari 10 ribu bangunan.

Baca juga: Tom Holland Aktor Spiderman Bertunangan dengan Zendaya, Telah Dikonfirmasi sang Ayah

Baca juga: Program Skrining Kesehatan Gratis Bakal Diluncukan Febuari 2025, Cek Cara Daftarnya Disini

Hingga Jumat pagi, sekitar 153 ribu orang di daerah tersebut telah diperintahkan untuk evakuasi, sementara 166.800 lainnya menerima peringatan evakuasi.

Kebakaran hutan membawa banyak risiko kesehatan, mulai dari paparan suhu ekstrem, luka bakar, polusi udara berbahaya, hingga stres emosional.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membantu pejabat California dalam merespons dampak kesehatan akibat kebakaran hutan yang mengerikan di Los Angeles County," ungkap Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Xavier Becerra, dalam pernyataannya dikutip, Sabtu (11/1/2025).

Pihaknya kata dia bekerja sama dengan otoritas kesehatan negara bagian dan lokal, serta mitra kami di seluruh pemerintahan federal.

"Kami siap memberikan dukungan kesehatan masyarakat serta medis," katanya.

Badan Administrasi Kesiapsiagaan dan Respons Strategis (ASPR) yang berada di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) sedang memantau rumah sakit.

Pemanatauan juga dilakukan di tempat penampungan di area LA dan siap mengirimkan tim respon, peralatan medis, dan pasokan jika diminta oleh negara bagian.

Deklarasi darurat ini memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi penyedia layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan darurat bagi warga yang terdaftar dalam program asuransi Medicare dan Medicaid.

HHS juga menyediakan data terkait jumlah penerima manfaat Medicare yang berisiko tinggi membutuhkan dukungan selama darurat ini, seperti mereka yang bergantung pada peralatan medis yang memerlukan listrik, atau layanan kesehatan tertentu seperti dialisis, tabung oksigen, atau perawatan di rumah.

Data ini akan membantu para petugas darurat merencanakan dan memenuhi kebutuhan warga yang rentan.

Bagi warga yang mengalami stres emosional, mereka juga dapat menghubungi Layanan Bantuan Krisis HHS, yang dikelola oleh Administrasi Layanan Penyalahgunaan Zat dan Kesehatan Mental (SAMHSA).

Layanan ini tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam berbagai bahasa, dan dapat diakses melalui telepon atau pesan teks di nomor 1-800-985-5990.

Pada hari Rabu, Presiden Biden telah menyetujui Deklarasi Bencana Besar untuk California, yang memungkinkan alokasi dana dan sumber daya federal tambahan untuk membantu korban kebakaran.

Rumah Seleb Ikut Terbakar

Kebakaran hutan besar-besaran baru-baru ini telah meluluhlantakkan rumah-rumah sejumlah selebritas ternama di Los Angeles, termasuk Mark Owen, Paris Hilton, dan lainnya.

Evakuasi massal telah memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka, dengan lebih dari 1000 bangunan hancur total.

Beberapa korban jiwa juga dilaporkan, dengan Paris Hilton menggambarkan kebakaran tersebut seperti "neraka" di bumi.

Para selebritas pun berbagi kabar melalui media sosial mengenai rumah mereka yang terbakar, sementara lebih dari 130.000 orang telah dievakuasi.

Api menyebar dengan cepat akibat hembusan angin kencang hingga 160 km/jam, yang sempat menghambat upaya pemadam kebakaran untuk menanggulangi kebakaran dari udara.

Kebakaran ini juga mengganggu jadwal musim penghargaan Hollywood yang telah dipersiapkan dengan matang.

Beberapa acara penghargaan yang direncanakan akhir pekan ini terpaksa ditunda, termasuk AFI Awards yang seharusnya menghormati film-film seperti “Wicked” dan “Anora.” (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved