Human Interest Story
Demi Hidupi Keluarga, Penjual Martabak di Gorontalo Utara Ini Rela Tempuh Jarak 59 Km Tiap Hari
Sehingga setiap hari, Yusuf rela menempuh perjalanan 59 Kilometer (KM) dengan waktu tempuh sekira 1,5 jam dari rumah menuju lapak tempat dia berjualan
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/serdtjrj.jpg)
Namun, dengan ditekuninya usaha martabak ini, membuat Yusuf bisa mendapatkan satu unit mobil untuk memudahkan dirinya.
Baca juga: 3 Desa di Kabupaten Bone Bolango Gorontalo Dilanda Banjir Bandang, 365 Jiwa Terdampak
Bahan-bahan yang tadinya dibawah menggunakan motor kini sudah ada mobil yang mengangkut tentu lebih aman.
Dengan batu-batu kerikil tersebut tidak membuat Yusuf menyerah, dirinya yakin bahwa usahanya akan berkembang.
Hingga saat ini, Yusuf tetap menekuni jadi penjual martabak terang bulan demi keberlangsungan hidup keluarganya.
Yusuf memiliki empat orang anak, namun satu anaknya telah meninggal dunia dan satunya lagi sudah memiliki keluarga baru.
Sementara dua anak lainnya masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dan kuliah.
Baca juga: Bertahun-tahun Tanggul di Tolongio Gorontalo Utara Jebol hingga Petani Rugi
"Satunya sudah kuliah di UNG tapi masih semester awal sedangkan yang paling bungsu masih SMP," tuturnya.
Yusuf dan istrinya pun harus bekerja keras untuk bisa menyekolakan anak-anaknya sampai dengan lulus.
Yusuf beraharap di usianya saat ini bisa terus sehat dan usahanya semakin lancar demi menafkahi keluarga.
"Semoga sehat-sehat terus dan usaha makin lancar demi keluarga," tandasnya.(*)