Polisi Tembak Polisi
Gegara Tambang Ilegal di Solok Selatan, AKP Ryanto Tewas Didor di Kepala oleh AKP Dadang Iskandar
Peristiwa dor dor polisi tembak polisi kembali terjadi. Penembakan ini diduga terkait konflk penanganan tambang ilegal galiag C.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polisi-Tembak-Polisi-yuyeue.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Peristiwa dor dor polisi tembak polisi kembali terjadi. Penembakan ini diduga terkait konflk penanganan tambang ilegal galiag C.
Dimana Kabag Ops Polres Sososk Selatan, AKP Dadang Iskandar menembak mati Kasar Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshar.
AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ulil Ryanto dari jarak dekat dua kali di bagian wajah atau kepala. Penembakan diduga terkait konflik mengenai penanganan tambang ilegal galian C di wilayah tersebut.
Kejadian berlangsung dalam keadaan sepi di lokasi parkiran belakang Polres Solok Selatan, sekitar pukul 00.45 WIB.
AKP Ulil Ryanto diikuti oleh AKP Dadang saat akan mengambil ponsel miliknya yang tertinggal di kendaraannya. Lalu, AKP Ryanto langsung ditembak oleh AKP Dadang di parkiran Mapolres Solok Selatan.
Kasi Humas Polres Solok Selatan, Tri Sukra Martin, peristiwa ini berawal ketika Sat Reskrim Polres Solok Selatan menangkap pelaku tambang galian C yang dipimpin AKP Ulil Ryanto .
Setelah itu, AKP Ulil Ryanto dihubungi Dadang yang membekingi pelaku tambang ilegal terkait penangkapan tersebut.
Di saat yang bersamaan, pelaku tambang ilegal sedang dalam perjalanan menuju Mapolres dan langsung diperiksa setibanya di ruang Reskrim Polres Solok Selatan.
Ketika pemeriksaan berlangsung, penyidik mendengar bunyi tembakan dari luar ruangan. Selanjutnya, penyidik sudah melihat tubuh AKP Ulil Ryanto tergeletak dengan luka tembakan.
Sementara, Dadang langsung pergi meninggalkan Mapolres Solok Selatan setelah melakukan penembakan.
Baca juga: Hati-Hati untuk Warga Gorontalo, Viral di Group-group WA Uang Mutilasi Pecahan Rp100 Ribu
Berdasarkan hasil pemeriksaan, AKP Ulil Ryanto ditembak sebanyak dua kali yang bersarang di pelipis dan pipi kanan.
AKP Dadang diduga menembak AKP Ulil Ryanto dengan menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol.
Ia menjelaskan bahwa saat penembakan terjadi, hanya ada kedua pejabat tersebut di lokasi.
"Saat terjadi penembakan tidak ada personel, hanya mereka berdua saja. Lokasinya di parkiran belakang Polres," ujarnya dalam keterangan yang diterima melalui telepon.
Setelah bunyi tembakan terdengar, para personel Polres segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka menemukan Kasatreskrim dalam kondisi terkapar.
Gegara Tambang Ilegal
AKP Dadang Iskandar
AKP Ulil Ryanto Anshar
Tri Sukra Martin
Humas Polres Solok Selatan
tambang galian C
| AKP Dadang Iskandar, Ancam Lakukan Hal Sama Pada Polisi Lain saat Penangkapan |
|
|---|
| Mindset Materialistik Anggota Polri Disinggung Pengamat dalam Kasus Pembunuhan AKP Ulil Ryanto |
|
|---|
| Usai Habisi Kasat Reskrim, AKP Dadang Iskandar Sempat Tembaki Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan |
|
|---|
| DPR RI Geram, Kabag Ops Dadang Iskandar tak Diborgol saat Diperiksa, Malah Sambil Ngerokok |
|
|---|
| Sosok AKP Ulil Ryanto Anshari Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Rekan Polisi |
|
|---|