Selasa, 10 Maret 2026

Polisi Tembak Polisi

Gegara Tambang Ilegal di Solok Selatan, AKP Ryanto Tewas Didor di Kepala oleh AKP Dadang Iskandar

Peristiwa dor dor polisi tembak polisi kembali terjadi. Penembakan ini diduga terkait konflk penanganan tambang ilegal galiag C.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Gegara Tambang Ilegal di Solok Selatan, AKP Ryanto Tewas Didor di Kepala oleh AKP Dadang Iskandar
Kolase Tangkap layar Tribunnews
Dimana Kabag Ops Polres Sososk Selatan, AKP Dadang Iskandar menembak mati Kasar Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshar. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Peristiwa dor dor polisi tembak polisi kembali terjadi. Penembakan ini diduga terkait konflk penanganan tambang ilegal galiag C.

Dimana Kabag Ops Polres Sososk Selatan, AKP Dadang Iskandar menembak mati Kasar Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshar.

AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ulil Ryanto dari jarak dekat dua kali di bagian wajah atau kepala. Penembakan diduga terkait konflik mengenai penanganan tambang ilegal galian C di wilayah tersebut.

Kejadian berlangsung dalam keadaan sepi di lokasi parkiran belakang Polres Solok Selatan, sekitar pukul 00.45 WIB.

AKP Ulil Ryanto diikuti oleh AKP Dadang saat akan mengambil ponsel miliknya yang tertinggal di kendaraannya. Lalu, AKP Ryanto langsung ditembak oleh AKP Dadang di parkiran Mapolres Solok Selatan.

Kasi Humas Polres Solok Selatan, Tri Sukra Martin, peristiwa ini berawal ketika Sat Reskrim Polres Solok Selatan menangkap pelaku tambang galian C yang dipimpin AKP Ulil Ryanto .

Setelah itu, AKP Ulil Ryanto dihubungi Dadang yang membekingi pelaku tambang ilegal terkait penangkapan tersebut.

Di saat yang bersamaan, pelaku tambang ilegal sedang dalam perjalanan menuju Mapolres dan langsung diperiksa setibanya di ruang Reskrim Polres Solok Selatan.

Ketika pemeriksaan berlangsung, penyidik mendengar bunyi tembakan dari luar ruangan. Selanjutnya, penyidik sudah melihat tubuh AKP Ulil Ryanto tergeletak dengan luka tembakan. 

Sementara, Dadang langsung pergi meninggalkan Mapolres Solok Selatan setelah melakukan penembakan.

Baca juga: Hati-Hati untuk Warga Gorontalo, Viral di Group-group WA Uang Mutilasi Pecahan Rp100 Ribu

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AKP Ulil Ryanto ditembak sebanyak dua kali yang bersarang di pelipis dan pipi kanan.

AKP Dadang diduga menembak AKP Ulil Ryanto dengan menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol.

Ia menjelaskan bahwa saat penembakan terjadi, hanya ada kedua pejabat tersebut di lokasi.

"Saat terjadi penembakan tidak ada personel, hanya mereka berdua saja. Lokasinya di parkiran belakang Polres," ujarnya dalam keterangan yang diterima melalui telepon.

Setelah bunyi tembakan terdengar, para personel Polres segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka menemukan Kasatreskrim dalam kondisi terkapar.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved