Polisi Tembak Polisi
Usai Habisi Kasat Reskrim, AKP Dadang Iskandar Sempat Tembaki Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan
AKP Dadang Iskandar menjadi tersangka pembunuhan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rumah-kapolres-solok-selatan-ditembaki.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – AKP Dadang Iskandar menjadi tersangka pembunuhan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar.
Kabag Ops Polres Solok Selatan itu rupanya sempat menembaki rumah dinas Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti.
Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Andri Kurniawan pada Jumat (22/11/2024).
Mengutip dari Kompas.com, enam selongsong peluru ditemukan Tim Inafis di kediaman Kapolres tersebut.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ada dua selongsong peluru yang ditemukan di parkiran Polres Solok Selatan, tempat tertembaknya Ulil.
Dadang menembaki rumdin Kapolres dan Ulil menggunakan satu pucuk senjata api HS dan dua magasin berisikan 16 dan 15 butir peluru.
Polisi juga menemukan 11 butir peluru yang belum dimasukkan ke magasin.
Bila ditotal, Dadang membawa 42 butir peluru.
“Selongsong kami temukan hanya 6 (butir) di rumah kapolres, tapi lubang (bekas tembakan) ditemukan ada 7 (titik). Jumlah lubang total 9 (titik), 2 di korban, 7 di rumah Kapolres,” ujar Andri dikutip dari Kompas.id, Sabtu (23/11/2024).
Andri menyampaikan, rumdin Kapolres ditembaki oleh Dadang pukul 00.15 WIB.
Lokasi ini berjarak 20-25 meter dari markas Polres Solok Selatan.
Saat Dadang melakukan penembakan, Arief sedang berada di rumdin, namun ia tidak bertemu dengan pelaku dan tidak ada korban maupun saksinya.
“Sementara ini, hasil olah TKP tidak ada, satu arah saja (penembakannya). Ini akan kami lakukan pendalaman kepada tersangka nantinya,” jelas Andri.
Kondisi mental Dadang Iskandar tidak terganggu
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, mental Dadang dalam kondisi baik dan tidak mengalami gangguan mental.
Ia mengklarifikasi pernyataannya pada Jumat (22/11/2024) yang menyebut Dadang mengalami gangguan mental.