Polisi Tembak Polisi
Gegara Tambang Ilegal di Solok Selatan, AKP Ryanto Tewas Didor di Kepala oleh AKP Dadang Iskandar
Peristiwa dor dor polisi tembak polisi kembali terjadi. Penembakan ini diduga terkait konflk penanganan tambang ilegal galiag C.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polisi-Tembak-Polisi-yuyeue.jpg)
"Para personel yang mendatangi lokasi tersebut menemukan Kasatreskrim yang sudah terkapar. Terdapat dua tembakan di pelipis kanan dan pipi kanan," tambah Tri Sukra.
Melihat kondisi Kasatreskrim yang kritis, personel segera membawanya ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
"Diduga Kasatreskrim sudah meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas. Karena kata orang Puskesmas, dia sudah meninggal dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara di Padang," jelasnya.
Setelah melakukan penembakan, Kabag Ops Dadang Iskandar meninggalkan lokasi menggunakan mobil dinasnya dan pergi ke Padang untuk menyerahkan diri ke Polda Sumbar.
"Setelah menembak Kasat Reskrim, Kabag Ops dengan mengendarai mobil dinasnya langsung menyerahkan diri ke Polda Sumbar," tuturnya.
Ia mengungkapkan, saat ini, AKP Dadang masih diperiksa di Mapolda Sumbar.
"Saat ini masih menjalani pemeriksaan," imbuhnya.
Barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil merek Toyota Rush berwarna hitam dengan Nopol B 1215 QH, selongsong peluru kaliber 9 mm sebanyak 2 (dua) butir yang berasal dari senjata api pendek jenis pistol HS, dan selongsong peluru kaliber 9 mm sebanyak 7 (tujuh) butir yang berasal dari senjata api pendek jenis pistol HS.
Berdasarkan informasi bahwa AKP Ulil Ryanto berasal dari Makassar. Ia baru 11 bulan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan.
Beking Tambang Ilegal
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono menjelaskan diduga penembakan dilakukan karena kasus tambang ilegal.
AKP Dadang diduga tak senang AKP Ryanto melakukan penangkapan terhadap sejumlah penambang ilegal galian C di Solok Selatan.
"Bahwa seorang perwira (AKP DI) yang juga barangkali salah satu yang kita anggap tersangka, oknum dari anggota kami juga berada pada posisi kontra terhadap penegakan hukum tersebut," kata Suharyanto saat konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara, Padang, Jumat (22/11/2024).
Menurut Suharyono, jajaran Sat Reskrim Polres Solok Selatan yang dipimpin oleh AKP Ryanto bersama anggotanya, sudah beberapa kali menindak secara tegas pelaku kejahatan tambang ilegal galian C.
Namun, hal itu memunculkan pro dan kontra di saat penegakan hukum dilakukan.
Gegara Tambang Ilegal
AKP Dadang Iskandar
AKP Ulil Ryanto Anshar
Tri Sukra Martin
Humas Polres Solok Selatan
tambang galian C
| AKP Dadang Iskandar, Ancam Lakukan Hal Sama Pada Polisi Lain saat Penangkapan |
|
|---|
| Mindset Materialistik Anggota Polri Disinggung Pengamat dalam Kasus Pembunuhan AKP Ulil Ryanto |
|
|---|
| Usai Habisi Kasat Reskrim, AKP Dadang Iskandar Sempat Tembaki Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan |
|
|---|
| DPR RI Geram, Kabag Ops Dadang Iskandar tak Diborgol saat Diperiksa, Malah Sambil Ngerokok |
|
|---|
| Sosok AKP Ulil Ryanto Anshari Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Rekan Polisi |
|
|---|