Tribun Podcast
Perjalanan Karier Sutenty Lamuhu, Dari Tenaga Honorer Gorontalo hingga Ketua KPU Bone Bolango
Sebelum menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango, ia sempat bekerja sebagai tenaga honorer.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sutenty-Lamuhu-bercerita-perjalanan-hidupnya-di-Podcast-Tribun-Gorontalo.jpg)
Tidakk lama setelah itu, Sutenty semakin mendalami dunia pemberdayaan masyarakat melalui Program EGSLP (Environmental Governance and Sustainable Livelihood Project), yang didanai oleh CIDA.
Kata dia, selama tujuh tahun dirinya menjadi bagian dari tim yang mengawal program berfokus pada daerah aliran sungai dan isu lingkungan yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Sutenty bilang saat program EGSLP berakhir, dia melanjutkan peran pentingnya dengan bergabung dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan, yang dikoordinasikan oleh Bank Dunia dan Kementerian Dalam Negeri.
Ketika program ini berganti menjadi Program Pendamping Desa di bawah Kementerian Desa, Sutenty tetap setia menjadi fasilitator kabupaten hingga 2018, mengembangkan ekonomi desa dan mendampingi masyarakat untuk meraih kemandirian.
Namun, karier Sutenty mencapai babak baru ketika dia bertemu dengan seorang mantan komisioner KPU yang memberi wawasan tentang dunia pemilu.
Pada tahun 2018, dengan bekal pengalaman pemberdayaan masyarakat yang luas, Sutenty merasa siap untuk ikut serta dalam rekrutmen komisioner KPU.
"Berbekal pengalaman di berbagai program pemberdayaan masyarakat, saya merasa siap untuk memberikan kontribusi di bidang pemilihan umum," ujarnya penuh keyakinan.
Perjalanan Sutenty dari tenaga honorer hingga menjadi Ketua KPU Bone Bolango bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga bukti nyata dedikasinya terhadap masyarakat.
Dia berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif, dalam menyelenggarakan pemilu yang bebas dan adil.
"Saya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat, dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil," tegasnya.
Jangan Ketinggalan Update Berita Peristiwa, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo