Siswa Meninggal di Sungai Boalemo
Maksud Selamatkan Teman, Bocah di Boalemo Gorontalo Malah Hanyut di Sungai dan Tewas
Terungkap dari teknologi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, rupanya sang bocah tenggelam awalnya karena ingin menyelamatkan kawannya.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polsek-Tilamuta-mengevakuasi-jasad-korban-tenggelam.jpg)
Rupanya A terbawa arus ke kedalaman lima meter.
Namun saat diselamatkan, si A yang mulai kekurangan oksigen itu memeluk korban.
Karena postur tubuh korban lebih kecil dari A, korban akhirnya tenggelam ke dasar sungai.
Saat A muncul ke permukaan, siswa berinisial F langsung membawanya ke tepi sungai.
Setelahnya, F mencari korban namun saat itu korban sudah tidak terlihat lagi.
Melihat rekannya tenggelam, enam siswa itu berteriak meminta tolong.
Pada saat itu, tiga santri mendengar teriakan dari teman-teman korban.
Saat tiba di TKP, para santri itu erusaha mencari korban ke dasar sungai tapi tak kunjung ditemukan.
Warga setempat, Darwin Tooli, juga turut mendengar teriakan para siswa.
Saat itu, Darwin tengah mencuci gerobaknya.
"Mendengar dan melihat kejadian tersebut, dia mencoba untuk menolong. Melihat kondisi sungai yang dalam, ia langsung memanggil Zainudin Lasibu di rumah untuk membantu menyelamatkan korban," terang Iptu Dolvy.
Beberapa saat kemudian, Zainudin menceburkan diri ke sungai. Ia menemukan korban di dasar sungai.
Zainudin lantas meminta bantuan tiga santri untuk menarik tubuh korban.
Namun setelah dinaikkan ke daratan, mulut korban sudah mengeluarkan busa.
Sementara itu, Kepala Dusun 2 Desa Mohungo, tiba di TKP dan langsung memberikan pertolongan pertama.
Ia berusaha sekuat tenaga memompa dada korban untuk mengeluarkan air dari paru-paru.
"Namun korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi dengan kondisi sudah mengeluarkan busa di mulut dan mengeluarkan darah dari hidungnya," tutur Kapolsek Tilamuta.
Kadus itu pun langsung menelpon pihak kepolisian.
Saat ini jenazah korban berada di RSTN Kabupaten Boalemo.(*)