Berita Viral
Viral Orang Tua Keberatan Guru Gunduli Bocah SD di Cianjur Karena Banyak Kutu
Belum kelar masalah guru sekarang ditambah lagi kasus guru viral. Kali ini seorang guru di Cianjur menuai kecaman, seorang siswi SD di SDN Babakan
Kronologi guru di SDN Babakan, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, Cianjur botaki siswi berinisial A gegara banyak kutu yang viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, siswi SD berinsial A baru saja pulang sekolah dan menangis. Ia menutupi kepalanya dengan kerudung putih.
Ternyata siswi SD itu menangis karena digunduli gurunya. Terdengar perekam diduga keluarga korban syok mendapati kondisi anaknya digunduli dan menangis.
Keluarga korban itu mengungkap siswi SD itu menangis setelah pulang sekolah dengan kepala gundul. Ia syok karena rambut siswi SD tersebut digunduli tanpa izin orangtua.
Baca juga: Rusia akan Tunggu Donald Trump Penuhi Janji untuk Akhiri Perang di Ukraina
“Astaghfirullahaladzim, cobalah ibu bapak guru yang saya hormati, apa tidak ada cara lain, selain digunduli,"
"Saya selaku saudaranya merasa tidak menerima melihat anak dengan kondisi seperti ini, bagaimana pertanggungjawabanya,"
"Sekarang anaknya sudah tak mau sekolah, mau dipindahkan sekolah juga tidak mau, saya sangat sakit hati liat anak kondisinya seperti ini," ucap saudaranya, Selasa (5/11/2024) dilansir dari akun Instagram folkjawabarat.
Digunduli Tanpa Izin Orangtua, Keluarga Sakit Hati
Lebih lanjut, keluarga korban itu mengungkap alasan guru menggunduli itu karena banyak kutu.
“Alasana digundulan teh saurna seeur kutu,” ungkapnya.
Meski begitu, keluarga siswi SD itu tak terima karena aksi guru tersebut tanpa izin orangtua siswi terkait. Ia menyebut kondisi siswi SD tersebut kini menjadi murung dan enggan sekolah lagi. Bahkan saat disarankan pindah sekolah pun, siswi SD itu menolaknya.
“Ieu abdi salaku wargina ngaras teu raos pisan ninggal murangkalih kieu.
Antumna ieu murangkalih jadi alim sakola deui” ujarnya.
Sebagai pihak keluarga, kini ia mempertanggung jawabkan perbuatan guru yang menggunduli siswi SD tersebut.
“kumaha tos kieu, aya tanggung waler na?”“Abdi mah ninggalina ge nyeuri hate, nyeri,” ungkap keluarga korban.
| Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat Ditangkap, Dua di Antaranya Masih Pelajar |
|
|---|
| Tragis! Bocah 5 Tahun di Dompu NTB Meninggal Diduga Dicekik Ayah Sendiri |
|
|---|
| Kronologi Suami Bunuh Istri Hamil di Bengkulu, Berawal dari Penolakan Ajakan Intim |
|
|---|
| Usai Insiden Kematian Anggota Satpol PP, Ibu Kandung ODGJ di Kebumen Ungkap Kondisi sang Anak |
|
|---|
| DPR Soroti Dugaan Bullying di Balik Aksi Molotov Siswa SMP di Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/refuyeufhhh.jpg)