Kasus Skincare Ilegal Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER SORE: BPOM Ungkap Penyebab Owner Ebudo Ditahan Kejari - 2 Paslon Absen Debat
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler sore, Kamis (6/11/2024).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-Gorontalo-Terpopuler-Sore-Kamis-6-November-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler sore, Kamis (6/11/2024).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca oleh masyarakat sejak pagi hingga sore ini.
Berita pertama terkait BPOM mengungkap penyebab Nurhalisa Abdullah sosok owner Ebudo ditahan Kejari Gorontalo.
Selanjutnya BPOM mengingatkan bahaya skincare ilegal.
Ada pula dua pasangan calon Wali Kota Gorontalo tidak hadir saat debat Pilkada 2024.
Berikut 5 berita populer yang telah tayang di TribunGorontalo.com sejak pagi hingga sore ini.
BPOM Gorontalo Ungkap Penyebab Nurhalisa Abdullah Owner Ebudo jadi Tersangka hingga Ditahan Kejari
Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengungkap penyebab Owner Ebudo Nurhalisa Abdullah alias Elis ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo.
Hal itu imbas laporan masyarakat terkait dugaan kosmetik berbahaya yang dijual Elis melalui live streaming dan postingan promosi.
Kepala BPOM Gorontalo, Stepanus Simon Sesa, menjelaskan Elis menjadi tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti.
"Kami BPOM bersama Korwas PPNS melihat barang bukti, melihat BAP saksi dan kami putuskan menjadi tersangka," ungkapnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan BPOM Gorontalo adalah campuran bahan-bahan yang digunakan oleh Owner Ebudo.
"Barang buktinya karena mereka mencampur sendiri ya, dia campur sendiri dari berbagai bahan," jelasnya.
Hati-hati Beli Skincare, BPOM Gorontalo Ingatkan 4 Bahaya Ini
Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengingatkan bahaya skincare ilegal.
Hal itu disampaikan Kepala BPOM Gorontalo, Stepanus Simon Sesa, saat mengungkap kasus owner Ebudom, Nurhalisa Abdullah.
Stepanus mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur dengan harga murah.
"Jangan juga terpengaruh dengan iklan-iklan, jangan mudah terpancing dengan efek yang cepat dan harga yang murah, waspada, cek kemasan juga," ucapnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (6/11/2024).
BPOM juga mewanti-wanti para produsen kosmetik atau skincare.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Owner Ebudo Handbody Markalak Ditahan Kejari – BBM Campur Air di SPBU Marisa
3 Kasus Prostitusi Online via Aplikasi Hijau Diungkap Polresta Gorontalo Kota Hanya dalam Sepekan
Dalam waktu sepekan, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Gorontalo Kota berhasil mengungkap tiga kasus prostitusi online.
Rata-rata, para terduga pelaku menggunakan perantara aplikasi hijau sebagai tempat transaksi dengan pelanggan.
Kasat Reskrim Kompol Leonardo Widharta, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Hallo Kapolresta.
Laporan tersebut menyebut adanya aktivitas mencurigakan yang meresahkan warga, terutama terkait penggunaan aplikasi hijau untuk praktik prostitusi.
Menindaklanjuti laporan itu, Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif.
Hasilnya, pada 30 Oktober 2024, tim berhasil melakukan penggerebekan di sebuah hotel di Kelurahan Limba UI, Kota Gorontalo.
Kisman Ruhban Bertahan jadi Buruh Batu Kapur Meski Pendapatan Menurun
Baca juga: Hati-hati Beli Skincare, BPOM Gorontalo Ingatkan 4 Bahaya Ini
Kisman Ruhban menjalani hari-harinya sebagai pekerja batu kapur di Desa Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.
Ia sudah menekuni ini sejak usia belia. Kepada TribunGorontalo.com, Kisman bercerita memulai kariernya di bidang ini sejak tahun 1990-an.
Meski tak ingat persis berapa usianya waktu itu, namun satu hal yang pasti, pekerjaan ini telah menjadi satu-satunya penopang ekonomi bagi keluarganya.
“Saya sudah bekerja mengolah batu kapur sejak sekitar tahun 1990-an. Gajinya memang kecil, tapi ini pekerjaan saya,” tuturnya, Selasa (05/11/2024).
Meski upah yang ia terima hanya Rp 600 per sak kapur, Kisman tak pernah mengeluh.
Dari pekerjaan inilah, ia berhasil membiayai kedua anaknya hingga lulus sekolah menengah atas.
Awal bekerja, Kisman merasakan bagaimana prospek batu kapur cukup menjanjikan bagi warga setempat.
BREAKING NEWS: 2 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo Absen pada Debat Kandidat Kedua
Debat kedua kandidat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo diadakan siang ini, Rabu (06/11/2024).
Namun, debat yang digelar di Grand Sumberia Kota Gorontalo itu, tanpa dihadiri oleh dua pasangan calon (paslon).
Kedua paslon itu yakni Adhan Dambea dan Indra Gobel, serta Ramli Anwar dan Ana Abdul Hamid.
Artinya, debat siang ini hanya dihadiri oleh Idris Rahim dan Andi Ilham dan paslon Ryan Kono dan Charles Budi Doku.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Facebook Tribun Gorontalo
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.