Pemilihan Presiden Amerika
BREAKING NEWS: Trump Klaim Menang Pilpres Amerika, Harris Masih Tunggu Hasil Penghitungan
Jika kemenangannya final, maka Ini menandai comeback politik luar biasa empat tahun setelah ia meninggalkan Gedung Putih.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Calon-presiden-dari-Partai-Republik-Donald-Trump-mengklaim-kemenangan.jpg)
Trump berhasil memperoleh dukungan yang lebih besar dibandingkan empat tahun lalu di hampir seluruh wilayah AS, termasuk di wilayah suburban, pedesaan, hingga beberapa kota besar yang biasanya menjadi basis suara Demokrat.
Dalam wilayah dengan tingkat pengangguran yang tinggi maupun yang mencapai rekor terendah, Trump menunjukkan peningkatan dukungan.
Di sisi lain, Harris berharap mendapat dukungan besar di kawasan perkotaan dan suburban, tetapi dukungannya di sana lebih rendah dibandingkan hasil yang diperoleh Presiden Joe Biden pada 2020.
Hampir tiga perempat pemilih menyatakan bahwa demokrasi Amerika dalam ancaman, mencerminkan polarisasi yang semakin dalam dalam pemilu yang sengit ini.
Sebelum pemungutan suara ditutup, Trump mengklaim tanpa bukti di Truth Social bahwa terjadi "banyak pembicaraan tentang kecurangan besar" di Philadelphia, mengulang tuduhan tak berdasar yang ia lontarkan pada 2020 bahwa ada kecurangan di kota-kota besar yang dikuasai Demokrat.
Ia juga menyebut bahwa kecurangan terjadi di Detroit. Namun, tuduhan ini dibantah oleh pejabat setempat.
"Saya tidak menanggapi omong kosong," ujar Janice Winfrey, pejabat pemilu Detroit, kepada Reuters. (*)