Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
5 Hari Pasca Kecelakaan Maut, Penerbangan Pesawat SAM Air Gorontalo Dihentikan Sementara
Kadis Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menjelaskan saat ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah menginvestigasi
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pesawat-Sam-Air-PK-SMH-jatuh-sekitar-500-meter-dari-Bandara-Panua.jpg)
Untuk evakuasi pesawat SAM Air di bawah wewenang KNKT.
Sementara jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga di RS Bhayangkara.
"Diharapkan pada saat evakuasi di TKP, pengolahan KNKT dapat bekerja sama sesuai Petunjuk dari KNKT, dan PJR 1 tim akan ditambah dan di-standby-kan di KNKT, demi menjaga dan kecepatan dalam penanganan evakuasi," ujar Pudji Prasetijanto Hadi.
Pada kesempatan yang sama, Danrem 133/NW Brigjen TNI Hari Pahlawantoro menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.
"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkapnya.
Ia menegaskan investigasi harus dilakukan secara serius dan melibatkan semua pihak terkait.
"Kami sudah standby-kan personel dari Kodim 1313/Pohuwato di lokasi 24 jam," tuturnya.
Segi pengamanan dan langkah selanjutnya, kata Pudji, pihaknya menunggu petunjuk dari KNKT.
Diketahui pesawat perintis SAM Air jenis PK-SMH (DHC6) jatuh di kawasan Bandara Panua, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).
Tiga kru pesawat SAM Air telah dipulangkan ke daerah masing-masing.
Kru korban kecelakaan pesawat SAM Air di Pohuwato itu antara lain Pilot Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, dan mekanik Budijanto.