Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
5 Fakta Terbaru Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo, Black Box Jadi Kunci
Inilah sejumlah fakta terbaru soal kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-fakta-fakta-terbaru-kecelakaan-pesawat-SAM-Ai.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Inilah sejumlah fakta terbaru soal kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).
Saat ini penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Semua korban telah dikembalikan ke keluarganya masing-masing untuk dikebumikan.
Berikut 5 fakta terbaru kecelakaan pesawat SAM Air dirangkum TribunGorontalo.com, Selasa (22/10/2024).
Pesawat SAM Air Angkut Satu Penumpang
Pesawat SAM Air hanya mengangkut satu penumpang saat insiden terjadi.
Penumpang itu adalah Sri Meyke Male (30) warga Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Wanita itu hendak ke Palu untuk menemui suaminya, Fandy Ahmad.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita.
Pesawat diperkiraan tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita.
Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.
Pesawat ditumpangi Sri Meyke Male ini jatuh sekitar 500 meter Bandara Panua Pohuwato.
Jadwal Keberangkatan Sempat Diubah
Fandy Ahmad, suami dari mendiang Sri Meyke Male mengungkapkan bahwa jadwal keberangkatan pesawat SAM Air sempat diubah.
Hal itu diketahui Fandy ketika menerima pesan dari pihak SAM Air beberapa hari sebelum kejadian.