Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
5 Fakta Terbaru Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo, Black Box Jadi Kunci
Inilah sejumlah fakta terbaru soal kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-fakta-fakta-terbaru-kecelakaan-pesawat-SAM-Ai.jpg)
Istrinya dikabarkan batal berangkat pada Minggu (20/10/2024).
"Sebenarnya penerbangan ini dibatalkan di hari Kamis karena spare part yang masih di Jakarta, saya dapat informasi dari agen SAM Air," ungkap Fandy kepada TribunGorontalo.com, Senin (21/10/2024).
Info perubahan jadwal itu pun diteruskan Fandy kepada sang istri, Sri Meyke Male.
"Sekitar satu dua hari, tiba-tiba dia (Sri Meyke Male) dapat tiket penerbangan di hari Minggu (20 Oktober 2024). Jadwalnya di hari Minggu dan Senin, istri saya ambil di hari Minggu," tukasnya.
Fandy lantas merasa heran. Sepengetahuannya, pihak SAM Air berdalih masih menunggu spare part masih di Jakarta.
"Saya telepon dia, minta memastikan kembali jadwal penerbangan, jangan sampai di-cancel seperti yang hari Kamis. karena yang saya tahu spare part belum ada," ucapnya.
Namun seperti diketahui, Meyke akhirnya berangkat sesuai jadwal ditentukan.
Hingga akhirnya Meyke gagal bertemu suaminya di Palu karena menjadi korban kecelakaan pesawat SAM Air.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Pemakaman Korban Pesawat SAM Air – Banjir Bandang di Desa Huangobotu
Jenazah Kru Pesawat SAM Air Dipulangkan ke Daerah Asal
Tiga kru pesawat Sam Air telah dipulangkan ke daerah masing-masing.
Korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato itu antara lain Pilot Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, mekanik Budijanto.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani melalui Kabag Humas DJU, Moh Khusnu, mengatakan tiga korban diberangkatkan menggunakan pesawat Batik Air sekira pukul 08.40 Wita, Senin (21/10/2024).
Pilot dan First Officer berasal dari Tangerang, sedangkan sang mekanik berasal dari Balikpapan.
Ketiga jenazah menggunakan rute penerbangan Gorontalo-Jakarta.
Setibanya di Jakarta, jenazah Budijanto langsung diberangkatkan ke Balik Papan.