Human Interest Story
Mahasiswi Gorontalo Rela tak Nikmati Dana Beasiswa Asalkan Lulus Cepat
Mahasiswi 22 tahun yang akrab disapa Rati, harus menghadapi dilema besar yang membuatnya harus memilih antara melanjutkan beasiswa prestisius Bank Ind
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
“Capek tapi nagih, saya suka sibuk beraktivitas daripada harus dihadapkan dengan kegabutan,” ujarnya sambil tertawa.
Ke depan, Rati bercita-cita menjadi wanita karir di bidang bisnis, khususnya di perusahaan besar.
Ia juga membagikan pesan penting kepada generasi muda agar tidak takut memulai sesuatu dan lebih baik menyesal karena mencoba daripada tidak pernah mencoba sama sekali.
“Setiap usaha, sekecil apapun, akan selalu membawa pelajaran berharga. Menikmati proses adalah kunci,” tutupnya dengan penuh optimisme.(*)
Berita Terkait:#Human Interest Story
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
| Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor |
|
|---|
| Kisah Yus Sahi Perintis Kopi Surplus Gorontalo: Makna Memanusiakan Manusia |
|
|---|
| Cerita Ismail Husin, Mahasiswa UNG Tekuni Dunia Jurnalistik |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Casriyati Tarpo di Gorontalo, Bantu Ekonomi Keluarga dengan Jualan Cendol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Prioritas-atau-Peluang-Mahasiswi-Gorontalo-Ini-Pilih-Selesaikan-Studi-Cepat.jpg)