Human Interest Story
Cerita Candy, Buka Jasa Foto di Objek Wisata Danau Perintis Bone Bolango Gorontalo
Cerita Candy (31) asal Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo berawal dari hobi foto kini menghasilkan cuan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Candy-fotografer-ffff.jpg)
"Kalau di hari kerja tapi ada kegiatan pendapatan kita biasa naik tapi kalau hari normal tidak ada kegiatan menurun," ungkapnya.
Jasa foto sendiri ia patok dengan harga Rp10 ribu untuk tiga kali pose.
Kemudian untuk tujuh pose ia kenakan tarif Rp20 ribu.
"Itu bukan hanya main jepret langsung jadi, tapi terserah pelanggan kalau mau ulang sampai dapat yang cocok, bisa," tambahnya.
Setelah ia foto tak langsung diberi mentah seperti itu tapi ia masih akan mengeditnya sampai menjadi foto yang apik.
Hasil foto sendiri akan ia berikan melalui file dan untuk cetak foto sendiri tergantung dari pelanggan mau cetak di mana.
Menurutnya umumnya masyarakat meminta foto untuk kebutuhan sosial media.
"Jadi kalau soal cetakan itu terserah mau di cetak kapan tapi soal file akan dikirim setelah kita foto," tegasnya.
Dengan adanya wisata ini para fotografer khususnya di wisata Danau Perintis merasa terbantu.
Dia berharap sekiranya pemerintah menambah lagi wahana baru agar lebih banyak wisatawan yang berdatangan di Danau Perintis.
"Besok-besok bisa ditambah wahana baru yang menarik wisatawan lebih banyak lagi," pungkasnya.
Sekedar informasi fotografer yang berada di Danau Perintis berjumlah sembilan orang itu termasuk yang telah terdaftar di kelompok kerja (Pokja) Danau Perintis.
Akun sosmed sendiri fotografer ini bisa ditemui melalui semua akan sosial media @CandyWart.
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|