Senin, 9 Maret 2026

Berita Nasional

7 Menteri Presiden Jokowi yang Kemungkinan Diajak ke Kabinet Prabowo dan Gibran

Hal itu seperti yang dikonfirmasi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani saat dikonfirmasi TribunNews.com. 

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 7 Menteri Presiden Jokowi yang Kemungkinan Diajak ke Kabinet Prabowo dan Gibran
Instagram/@prabowo
Presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Kantor KPU, Rabu (24/4/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sejumlah Menteri Presiden Jokowi yang dianggap fit dan bagus, akan diajak mengisi kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. 

Hal itu seperti yang dikonfirmasi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani saat dikonfirmasi TribunNews.com. 

"Jadi, ya nama yang dianggap bagus dan masih cukup fit dipakai," kata Muzani dikutip dari TribunNews.com, Jumat (11/10/2024).

Informasi yang dirangkum dari TribunNews.com, dari 35 nama yang akan dipanggil, terdapat 7 menteri lama di kabinet Presiden Jokowi. 

Beberapa nama ini menempati posisi lama, sementara menteri lainnya akan menempati posisi baru yang dianggap strategis. 

Berikut 7 nama Menteri tersebut: 

1.Sri Mulyani – Menteri Keuangan, dikabarkan akan kembali masuk kabinet dan bahkan diproyeksikan untuk posisi Menko Perekonomian.

2.Pratikno – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), juga disebut akan kembali masuk ke dalam kabinet.

3.Budi Gunawan – Kepala BIN, yang kabarnya akan ditempatkan sebagai Menko Politik dan Keamanan.

4.Zulkifli Hasan – Menteri Perdagangan, diperkirakan akan melanjutkan perannya di posisi yang sama.

5.Dito Ariotedjo – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), diproyeksikan untuk melanjutkan posisinya.

6.Saifullah Yusuf – Menteri Sosial, juga disebut bakal dipertahankan di kabinet.

7.Andi Amran Sulaiman – Menteri Pertanian yang baru dilantik di akhir masa jabatan Jokowi juga diprediksi akan tetap berada di posisi tersebut.

Sebagai informasi, menurut Muzamil bahwa saat ini Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mulai menyusun kabinetnya jelang pelantikan pada 20 Oktober 2024 nanti. 

Bahkan, Prabowo dikabarkan telah memanggil sejumlah calon menterinya ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. 

Kabar itu pun dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani. 

Ia menyebut jika orang dan nomenklatur kabinet tengah disusun, dan Prabowo sudah memanggil sejumlah nama untuk disiapkan di kabinet. 

"Orang dan nomenklatur sudah mulai disusun, dan bahkan sudah mulai ada yang dipanggil (Prabowo Subianto)," kata Muzani di Jakarta, Selasa (9/10/2024).o.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, juga sempat mengungkapkan ada lulusan SMA Taruna Nusantara yang bakal menjadi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Setidaknya, bakal ada empat sosok alumni dari SMA di Magelang itu yang bakal mengisi kursi menteri nantinya. 

 Hashim menyebut, nama-nama tersebut akan segera diumumkan.

Partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung Prabowo pun kini juga dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah kadernya untuk dimasukkan ke dalam kabinet mendatang.

Sementara itu, di tengah penggodokan Kabinet Prabowo-Gibran, PDI Perjuangan (PDIP) pun dikabarkan telah menyiapkan sejumlah kadernya untuk mengisi pos kementerian. 

Sinyal bergabungnya PDIP ini juga disampaikan oleh Muzani ketika ditanya soal peluang PDIP bergabung ke dalam pemerintahan Prabowo.

Seorang sumber yang ditemui Tribunnews mengungkapkan, PDIP disebut bakal mendapat 3 sampai 4 kursi menteri di Kabinet Prabowo-Gibran. 

Sejumlah nama kader PDIP yang santer bakal masuk ke dalam kabinet di antaranya Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey; kader PDIP yang juga Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas; serta mantan ajudan pribadi Megawati yang juga Kepala BIN, Budi Gunawan.

Sumber tersebut juga membeberkan beberapa pos kementerian yang bakal diisi oleh para kader partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Dari Partai Gerindra akan membawa empat orang kader untuk membantu Prabowo di kabinet. 

Mereka di antaranya Ketua DPP Gerindra, Prasetyo Hadi yang dikabarkan bakal menempati pos Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon akan mengisi pos kementerian baru yakni Menteri Kebudayaan, pemisahan dari Kemendikbud Ristek. 

Lalu, ada Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) serta Romo Syafi'i sebagai Menteri Haji dan Umrah, Kementerian baru pecahan dari Kementerian Agama.

Sumber di lingkaran KIM juga mengungkapkan pos-pos menteri koordinator hampir pasti menjadi milik ketua umum partai. 

Namun, belakangan muncul nama Sri Mulyani yang dikabarkan menempati jabatan Menko Perekonomian. 

Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra di pos Kementerian baru yakni Menko Hukum dan HAM. 

Sedangkan, Budi Gunawan ditempatkan di Menko Politik dan Keamanan. 

Sementara, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal diberi tugas baru memimpin Menko Infrastruktur. 

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga dikabarkan mendapat posisi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Sumber lain yang ditemui juga mengatakan, bahwa Partai Golkar juga akan mendapatkan sejumlah kursi menteri di kabinet Prabowo. 

Di antaranya ada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengisi posisi Menteri ESDM, Meutya Hafid di kursi Menkominfo, Nusron Wahid menjadi Menteri Ketenagakerjaan, Maman Abdurrahman menjadi Menteri UMKM, serta Dito Ariotedjo kembali melanjutkan sebagai Menpora.

Dari PAN, selain Zulkifli Hasan (Zulhas) yang kembali dipilih sebagai Menteri Perdagangan, ada nama Yandri Susanto sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

Sumber Tribunnews juga mengungkapkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan mendapat jatah dua kursi menteri. 

Ada nama, Raja Juli Antoni dan Isyana Bagoes Oka. 

Raja Juli bakal mengisi kursi Menteri Kehutanan, sementara Isyana mendapat pos wakil menteri.

Sedangkan, orang-orang di lingkaran Prabowo akan ditempatkan di beberapa pos menteri dan kepala lembaga strategis. 

Misalnya, Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menjadi kandidat kuat Menteri Pertahanan. 

Lalu, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI M Herindra akan ditugaskan menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). 

Posisi Kapolri, Prabowo tetap mempercayakan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Lalu, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani dikabarkan menjadi Jaksa Agung. 

Reda Manthovani diketahui merupakan saudara dari Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. 

Sementara itu, sejumlah menteri yang baru dilantik di akhir-akhir masa jabatan Presiden Jokowi disebut bakal dipertahankan oleh Prabowo di kabinet. 

Seperti Menteri Sosial, Saifullah Yusuf hingga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. 

Sementara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan mendapat jatah satu kursi menteri di kabinet Prabowo. 

Sedangkan, Partai NasDem menyerahkan sepenuhnya soal jatah kursi dan pos kementerian kepada Prabowo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved