Rabu, 4 Maret 2026

Viral Nasional

Nasi Kuning Diduga jadi Penyebab 54 Petugas Pengamanan Kunjungan Jokowi Alami Gejala Keracunan

Namun di tengah-tengah siapkan kedatangan Jokowi, personel pengamanan dari berbagai instansi ini menyantap nasi kuning pada Rabu (28/8/2024) pagi.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Nasi Kuning Diduga jadi Penyebab 54 Petugas Pengamanan Kunjungan Jokowi Alami Gejala Keracunan
TRIBUN
Seorang Petugas pengamanan Presiden Jokowi yang kini dirawat di RS. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gejala keracunan yang dialami oleh 54 petugas keamanan kedatangan Presiden Jokowi diduga berasal dari nasi kuning.

Sebelumnya telah dijadwalkan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Namun di tengah-tengah siapkan kedatangan Jokowi, personel pengamanan dari berbagai instansi ini menyantap nasi kuning pada Rabu (28/8/2024) pagi.

Para petugas yang menjadi korban keracunan makanan terdiri dari anggota polisi, TNI, pemadam kebakaran hingga pekerja proyek.

Baca juga: Pendaftaran Pilwako Gorontalo 2024 Ditutup, Berikut 4 Paslon Resmi Terdaftar

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, M Yusuf Permana, menyatakan kondisi kesehatan para korban keracunan telah dicek pada Kamis (29/8/2024) pagi.

"Kami masih minta perkembangan penyebab pasti. Sementara diduga karena makanan," paparnya, Kamis.

Kondisi para korban telah membaik dan dapat menjalankan tugasnya mengamankan kunjungan Jokowi di Tasikmalaya.

Diketahui, kunjungan Jokowi ke Tasikmalaya untuk meresmikan Bendungan Leuwikeris.

"Kami berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda serta tim medis. Alhamdulilah para petugas yang mengalami gangguan kesehatan semuanya telah pulih dan dapat bertugas kembali," tuturnya.

Salah satu korban menyatakan nasi kuning yang dibagikan untuk sarapan berisi telur, orek tempe, perkedel, sambal, dan timun.

Baca juga: Cerita Rini Taha, Penjual Es Teler di Kota Gorontalo

"Nasi kuning tersebut dibungkus pakai kemasan plastik warna bening dengan tempelan nama catering jelas disertai nomor WhatsApp. Beberapa jam setelah makan, saya dan rekan-rekan mulai merasakan mual dan muntah, langsung dibawa ke Puskesmas," ucap korban.

Gejala yang dialami mulai pusing, mual, dan muntah.

Para korban sempat dirawat di Puskesmas Manonjaya, RSUD dr Soekardjo dan RS TMC di Kota Tasikmalaya.

Kepala Puskesmas Manonjaya, Mia Shofia, mengatakan korban keracunan makanan telah pulang dari Puskesmas dan menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.

"Kalau semalam masih ada satu, tapi sampai pagi ini sudah tak ada yang dirawat," bebernya, Kamis (29/8/2024), dikutip dari TribunJabar.id.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved