Viral Nasional
Sosok Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Ditangkap KPK: Putri Legenda Dangdut
Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang dikenal sebagai politisi tangguh sekaligus putri legenda dangdut Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Pekalongan-Fadia-Arafiq-kena-Operasi-Tangkap-Tangan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK di Semarang pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026
- Fadia merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq dan sempat populer sebagai penyanyi lagu "Cik Cik Bum Bum" sebelum beralih ke dunia politik
- Sebelum ditangkap, Fadia memiliki rekam jejak panjang di birokrasi, mulai dari Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016) hingga berhasil terpilih menjadi Bupati selama dua periode (2021–2024 dan 2025–2030)
TRIBUNGORONTALO.COM – Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang dikenal sebagai politisi tangguh sekaligus putri legenda dangdut Indonesia, kini harus berhadapan dengan hukum.
Langkah politiknya yang panjang terhenti seketika setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026.
Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi karier perempuan yang baru saja menjalani periode keduanya memimpin Kota Santri.
Fadia diringkus tim penindak komisi antirasuah di wilayah Semarang, Jawa Tengah, sebelum akhirnya digelandang menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Sebagai mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Pekalongan, Fadia bukan sekadar pejabat biasa; ia adalah representasi kekuatan politik dinasti yang cukup mengakar. Namun, gemerlap karier yang dibangun dari panggung hiburan hingga panggung kekuasaan itu kini meredup di balik rompi oranye yang membayanginya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan dalam sebuah operasi senyap yang terencana.
"Benar, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jawa Tengah, salah satunya bupati yang bersangkutan," ungkap Budi dalam keterangan resminya.
Pemeriksaan kini tengah berlangsung maraton untuk menggali keterlibatan Fadia dalam dugaan kasus korupsi yang melilitnya. Status hukumnya akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.
Sosok Fadia Arafiq
Melansir dari KompasTV, Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978. Ia membawa nama besar sang ayah, A Rafiq, yang merupakan salah satu penyanyi dangdut paling berpengaruh di tanah air.
Darah seni yang mengalir deras dalam tubuhnya sempat membawa Fadia mencicipi popularitas di industri musik.
Namanya meledak di era tahun 2000-an melalui lagu hit berjudul "Cik Cik Bum Bum", sebuah tembang yang sempat menghiasi layar kaca dan radio-radio nasional.
Namun, panggilan untuk berbakti di jalur birokrasi rupanya lebih kuat dibandingkan gemerlap lampu panggung. Fadia memutuskan untuk terjun ke dunia politik, sebuah langkah yang awalnya diragukan banyak pihak namun berhasil dibuktikannya dengan konsistensi.
Karier politiknya tidak didapatkan secara instan; ia memulai langkahnya dari bawah hingga akhirnya mampu menduduki jabatan strategis di partai berlambang pohon beringin. Kepemimpinannya di DPD Golkar Pekalongan periode 2016-2021 menjadi bukti kemampuannya dalam mengonsolidasikan massa.
Kini, dengan penangkapan ini, perjalanan panjang sang "Putri Dangdut" di kursi kekuasaan menghadapi ujian terberatnya. Berikut adalah rincian mendalam mengenai profil, karier, dan kronologi penangkapan Fadia Arafiq.