Longsor Tambang Emas Suwawa
Cerita Narti Djramu, Penjual Makanan di Posko Pencarian Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo
erita Narti Djaramu, pemilik warung makan dekat posko induk pencarian korban longsor tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Narti-Djramu-penjual-makanan-dekat-Posko-fff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Cerita Narti Djaramu, pemilik warung makan dekat posko induk pencarian korban longsor tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo
Tempat berjualannya merupakan lokasi istirahat para petugas SAR gabungan di Pasar Rakyat Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.
Para petugas membeli makanan yang disajikannya, berkonsep layani diri sendiri.
Pembeli bebas mengambil lauk dan sayur dengan harga disesuaikan.
Keunggulannya memiliki lauk dan pauk lebih beragam.
Walau berjualan, masih terselip keprihatinan Narti atas peristiwa yang menimpa mata pencarian warga desa tersebut.
"Saya merasa dilema. Memang bersyukur dapat rezeki, tapi ada orang lain yang kena musibah," kata Narti kepada TribunGorontalo.com, Kamis (11/7/2024).
Narti belum pernah memiliki penghasilan yang melebihi saat ini, sehari ia bisa meraup keuntungan di atas Rp 100 ribu.
Padahal menurutnya untuk mendapatkan untung di atas Rp 200 ribu, biasanya perlu waktu satu bulan.
Kini keuntungan tersebut dapat dicapainya dalam satu sampai dua hari proses pencarian korban.
"Alhamdulilah dapur terus berasap karena ramai pembeli," tambahnya.
Hatinya kembali tidak yakin akan bisa ramai lagi jika proses pencarian dihentikan.
Biasanya pangsa pasar Narti adalah pekerja yang akan berangkat menambang.
Pasca bencana tersebut sampai saat ini penambang belum diizinkan beroperasi. Tim Gabungan masih melakukan evakuasi korban bencana.
"Mau bagaimana lagi sudah begitu akhirnya. Semoga banyak korban yang ditemukan selamat di atas sana," tandasnya.
| Respons Polda Gorontalo soal Tambang Emas Ilegal Suwawa Tewaskan 27 Orang dan 14 Hilang |
|
|---|
| Anggota DPRD Bone Bolango Sepakat Tambang Emas Ilegal Suwawa Ditutup Sementara |
|
|---|
| Jaga-jaga Ada yang Nekat, Penutupan Tambang Emas Suwawa Gorontalo Diperketat |
|
|---|
| Kisah Jurnalis Gorontalo Meliput Longsor Tambang Emas, 5 Jam Jalan Kaki hingga Jatuh ke Lumpur Hidup |
|
|---|
| Bukan Bencana Alam Biasa, 2 Dosen Geologi UNG Gorontalo Ungkap Penyebab Longsor Tambang Suwawa |
|
|---|