Selasa, 17 Maret 2026

Banjir di Kota Gorontalo

Banjir Kota Gorontalo, BPBD Evakuasi Pasien Penyandang Disabilitas dari RS Bioklinik

Pasien Rumah Sakit Bioklinik  Kota Gorontalo Irvan Djafar (53)  dievakuasi tim BPBD Provinsi Gorontalo, Jumat (12/09/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Banjir Kota Gorontalo, BPBD Evakuasi Pasien Penyandang Disabilitas dari RS Bioklinik
TRIBUNGORONTALO/RAHMAN HALID
Pasien Rumah Sakit Bioklinik  Kota Gorontalo Irvan Djafar (53)  dievakuasi tim BPBD Provinsi Gorontalo, Jumat (12/09/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO- Pasien Rumah Sakit Bioklinik Kota Gorontalo Irvan Djafar (53)  dievakuasi tim BPBD Provinsi Gorontalo, Jumat (12/09/2024).

Pasien penyandan disabilitas asal Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo ini sudah tiga hari terjebak di Rumah Sakit Bioklinik

Irvan memang sudah berniat pergi dari Rumah Sakit Bioklinik semenjak terjebak banjir.

Dirinya ingin pergi ke rumah keluarganya yang berada di Desa Bulotalangi Barat, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bonebolango.

Namun, kbelum adanya evakuasi dari tim penyelamat, dirinya terpaksa bertahan bersama istri dan kedua anaknya.

Pantauan tribungorontalo.com, ketika dievakuasi tim BPBD Provinsi Gorontalo dirinya sedang berada di kursi roda dengan sejumlah perabotan rumah tangga.

Tim BPBD membantu Irvan dengan cara digendong sampai ke perahu evakuasi.

Mohamad Tahir Laendeng (55) Penata Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo menyampaikan, sejak awal target evakuasi memang pasien di Rumah Sakit Bioklinik.

"Banyak yang datang dan melaporkan pasien yang terjebak sehingga pasukan bergerak cepat kelokasi untuk melakukan evakuasi kepada sejumlah pasien," ujarnya.

Dalam proses evakuasi, beruntung tim BPBD Provinsi Gorontalo tidak mendapati korban jiwa atau pasien dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Bioklinik.

"Yang ada hanya lumpuh dan sakit demam, itu kami syukuri," paparnya.

Dirinya masih akan tetap terus berusaha melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir di 26 kelurahan di kota Gorontalo.

"Akan terus lakukan evaluasi sampai banjir surut, keselamatan mereka penting bagi kami," tutupnya. 

Diketahui, Kota Gorontalo dilanda hujan deras sejak Rabu (10/7/2024) siang. Akibatnya terjadi banjir pada Kamis hingga  Sabtu ini belum surut.

Banjir melanda hampir seluruh wilayah Kota Gorontalo, hal ini akibat tingginya banjir di Suangai Bone dan tak buruknya sistem drainase di Kota Gorontalo. (*)


 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved