Banjir di Kota Gorontalo

Kota Gorontalo Kebanjiran, Ismail Harun Tetap Buka Warungnya

Ismail Harun (47) warga Kota Gorontalo,Provinsi Gorontalo tetap buka warungnya saat banjir di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu (10/7/202

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Ismail Harun Warga Kota Gorontalo Kamis (11/7/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ismail Harun (47) warga tetap buka warungnya saat banjir di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu (10/7/2024).

Pada hari itu, hujan lebat turun sejak siang hingga malam hari. Genangan meninggi mulai sekira pukul 18:00 Wita.

Ketinggian air mencapai hampir selutut orang dewasa pada Kamis (11/7/2024) malam.

Tampak optimis banjir segera surut, Ismail enggan menutup warung dan terus berjaga sambil menunggu pembeli datang.

"Ada pembeli yang ke sini, kaya biasa aja, dari belakang dengan yang lewat-lewat," ungkap Iwan kepada TribunGorontalo.com, Kamis (1/7/2024).

Sejak derasnha hujan, ia bersama keluarga telah mengamankan barang-barang berharga.

Meningkatkan ketinggian barang-barang eletronik seperti kulkas.

Iwan merasa belum ada alasan untuk segera mengungsi. 

"Ahh belum kenapa-kenapa ini. Semua masih aman, jadi di sini dulu jagain barang-barang. Ini masih buka warung juga," lanjutnya.

Ia menunggu pelanggan di atas meja dekat warungnya. Di dalam warung Istri iwan berjaga sambil merapikan barang dagangan.

Suasana jalan depan warung milik Iwan sedikit gelap. Sebab Jalan M Husni Thamrin, Kecamatan Limba U II, Kota Gorontalo minim lampu penerangan.

Kendati begitu, peristiwa banjir seperti itu merupakan pertama kali dalam beberapa tahun.

Menurutnya Iwan, biasanya genangan hanya muncul di jalan raya tanpa memasuki rumah.

Kini air telah masuk ke rumahnya dan rumah-rumah lain di sepanjang jalan tersebut.

Sembari menunggu pelanggan datang, ia kerap mengingatkan pengendara lewat untun tidak meneruskan perjalanan menuju Jl Jaksa Agung Suprapto.

Area jalan itu turut banjir, mencapai ketinggian paha orang dewasa.

"Sembari kena musibah, kita kasih tau orang lain biar tidak kena musibah lebih berat. Susah cari tukang bengkel," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved