Senin, 9 Maret 2026

Longsor Tambang Emas Suwawa

Ini Kata Driver Ambulans RS Bhayangkara Gorontalo Soal Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo

Gultom, pengemudi mobil ambulans RS Bhayangkara ucapkan empati pada korban longsor tambang Suwawa, Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Ini Kata Driver Ambulans RS Bhayangkara Gorontalo Soal Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/RAFIQATUL HINELO
Gulto Driver ambulans RS Bhayangkara, berjaga di Posko Ante Mortem, Bencana Alam Tanah Longsoro Suwawa Timur, Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (10/7/2024). 

"Truk ini akan stand by di sini, cukup untuk sekira 16 orang," ungkap Eko.

Diketahui, peristiwa longsor yang terjadi di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo, pada Minggu (7/7/2024) dini hari 

Hingga Rabu (10/7/2024) pukul 13.00 Wita, jumlah korban akibat longsor di lokasi tambang mencapai 144  orang.

Sebanyak 23 korban di antaranya meninggal, 90 orang selamat dan 31 lainnya masih dicari.

Sebagian korban telah dievaluasi menggunakan helikopter. Beberapa alat berat telah tiba di lokasi longsor untuk mencari pencarian korban. 

Jarak lokasi longsor tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mencapai 49,7 Kilometer dari pusat Kota Gorontalo.

Jarak 49,7 kilometer itu dibagi dari dua lokasi. Jarak dari pusat Kota Gorontalo ke Posko SAR dan Jarak dari Posko SAR menuju titik lokasi longsor.

Untuk jarak dari pusat Kota Gorontalo menuju Posko SAR berjarak 26 kilometer dengan kisaran 55 menit menggunakan roda empat. roda dua berkisar 48 menit.

Dalam perjalanan menuju lokasi posko SAR, pengendara akan melintasi perbukitan yang mengelilingi wilayah Bone Bolango.

Sementara, dari Posko SAR menuju titik lokasi longsor berjarak 23,7 kilometer dengan waktu tempuh 4 - 5 jam berjalan kaki. (*/Rafika)


 
 
 
 
 
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved