Sabtu, 7 Maret 2026

Longsor Tambang Emas Suwawa

Ini Kata Driver Ambulans RS Bhayangkara Gorontalo Soal Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo

Gultom, pengemudi mobil ambulans RS Bhayangkara ucapkan empati pada korban longsor tambang Suwawa, Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Ini Kata Driver Ambulans RS Bhayangkara Gorontalo Soal Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/RAFIQATUL HINELO
Gulto Driver ambulans RS Bhayangkara, berjaga di Posko Ante Mortem, Bencana Alam Tanah Longsoro Suwawa Timur, Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (10/7/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gultom, pengemudi mobil ambulans RS Bhayangkara ucapkan empati pada korban longsor tambang Suwawa, Gorontalo.

Gultom atau karib disapa Eko, driver ambulans RS Bhayangkara Gorontalo tengah duduk di posko Ante Mortem, bencana alam tanah Longsor di Suwawa Timur, Gorontalo pada Rabu (10/7/2024), sekira pukul 15.45 Wita.

Eko menyebutkan bahwa sampai saat ini belum ada informasi korban meninggal akan tiba di RS Bhayangkara.

"Sampai saat ini, belum ada kabar-kabar korban akan dievakuasi, kita terus menunggu," ucap Eko kepada TribunGorontalo.com, Rabu (10/7/2024).

Kata Eko, pada bencana alam tanah longsor di Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango ini, ia belum mendapat tugas untuk turun langsung di lokasi.

Meski begitu, Gultom menyampaikan bahwa ia turut prihatin dengan adanya bencana tanah longsor ini.

"Saya turut prihatin dengan adanya bencana tanah longsor Suwawa ini," ucap Eko penuh empati.

Kata Eko, RS Bhayangkara sendiri menyiapkan 1 ambulans untuk mengevakuasi korban.

"RS Bhayangkara menyiapkan 1 ambulans, dan itu sidah stand by di Posko Sar utama bencana tanah longsor Suwawa Timur," kata Eko.

Kalau untuk mobilisasi jenazah dari RS ke rumah duka, menyesuaikan instruksi dari pimpinan RS Bhayangkara.

"Kalau misalnya ada jenazah yang sudah dievakuasi, dan sudah selesai diproses lalu kembali ke rumah itu kita tunggu perintah dari pimpinan,"

"Apakah itu menjadi tanggung jawab keluarga, atau masih akan kita urusi, biasanya kalau kemarin itu keluarga korban bawa kendaraan pribadi," jelas Eko.

Eko sendiri ditugaskan untuk fokus mengoperasikan ambulans di RS Bhayangkara.

"Kalau saya ditugaskan di sini dulu, sudah ada teman-teman yang berjaga di lokasi posko sar utama, saya juga tetap siaga dengan pasien umum RS Bhayangkara," ujarnya.

Pantauan TribunGorontalo.com, di posko ante mortem RS Bhayangkara, sudah ada 1 truk pendingin jenazah disiapkan untuk korban meninggal akibat longsor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved