Longsor Tambang Emas Suwawa
Ini Kata Driver Ambulans RS Bhayangkara Gorontalo Soal Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo
Gultom, pengemudi mobil ambulans RS Bhayangkara ucapkan empati pada korban longsor tambang Suwawa, Gorontalo.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gulto-Driver-ambulans-RS-Bhayangkara-ddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gultom, pengemudi mobil ambulans RS Bhayangkara ucapkan empati pada korban longsor tambang Suwawa, Gorontalo.
Gultom atau karib disapa Eko, driver ambulans RS Bhayangkara Gorontalo tengah duduk di posko Ante Mortem, bencana alam tanah Longsor di Suwawa Timur, Gorontalo pada Rabu (10/7/2024), sekira pukul 15.45 Wita.
Eko menyebutkan bahwa sampai saat ini belum ada informasi korban meninggal akan tiba di RS Bhayangkara.
"Sampai saat ini, belum ada kabar-kabar korban akan dievakuasi, kita terus menunggu," ucap Eko kepada TribunGorontalo.com, Rabu (10/7/2024).
Kata Eko, pada bencana alam tanah longsor di Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango ini, ia belum mendapat tugas untuk turun langsung di lokasi.
Meski begitu, Gultom menyampaikan bahwa ia turut prihatin dengan adanya bencana tanah longsor ini.
"Saya turut prihatin dengan adanya bencana tanah longsor Suwawa ini," ucap Eko penuh empati.
Kata Eko, RS Bhayangkara sendiri menyiapkan 1 ambulans untuk mengevakuasi korban.
"RS Bhayangkara menyiapkan 1 ambulans, dan itu sidah stand by di Posko Sar utama bencana tanah longsor Suwawa Timur," kata Eko.
Kalau untuk mobilisasi jenazah dari RS ke rumah duka, menyesuaikan instruksi dari pimpinan RS Bhayangkara.
"Kalau misalnya ada jenazah yang sudah dievakuasi, dan sudah selesai diproses lalu kembali ke rumah itu kita tunggu perintah dari pimpinan,"
"Apakah itu menjadi tanggung jawab keluarga, atau masih akan kita urusi, biasanya kalau kemarin itu keluarga korban bawa kendaraan pribadi," jelas Eko.
Eko sendiri ditugaskan untuk fokus mengoperasikan ambulans di RS Bhayangkara.
"Kalau saya ditugaskan di sini dulu, sudah ada teman-teman yang berjaga di lokasi posko sar utama, saya juga tetap siaga dengan pasien umum RS Bhayangkara," ujarnya.
Pantauan TribunGorontalo.com, di posko ante mortem RS Bhayangkara, sudah ada 1 truk pendingin jenazah disiapkan untuk korban meninggal akibat longsor.
"Truk ini akan stand by di sini, cukup untuk sekira 16 orang," ungkap Eko.
Diketahui, peristiwa longsor yang terjadi di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo, pada Minggu (7/7/2024) dini hari
Hingga Rabu (10/7/2024) pukul 13.00 Wita, jumlah korban akibat longsor di lokasi tambang mencapai 144 orang.
Sebanyak 23 korban di antaranya meninggal, 90 orang selamat dan 31 lainnya masih dicari.
Sebagian korban telah dievaluasi menggunakan helikopter. Beberapa alat berat telah tiba di lokasi longsor untuk mencari pencarian korban.
Jarak lokasi longsor tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo mencapai 49,7 Kilometer dari pusat Kota Gorontalo.
Jarak 49,7 kilometer itu dibagi dari dua lokasi. Jarak dari pusat Kota Gorontalo ke Posko SAR dan Jarak dari Posko SAR menuju titik lokasi longsor.
Untuk jarak dari pusat Kota Gorontalo menuju Posko SAR berjarak 26 kilometer dengan kisaran 55 menit menggunakan roda empat. roda dua berkisar 48 menit.
Dalam perjalanan menuju lokasi posko SAR, pengendara akan melintasi perbukitan yang mengelilingi wilayah Bone Bolango.
Sementara, dari Posko SAR menuju titik lokasi longsor berjarak 23,7 kilometer dengan waktu tempuh 4 - 5 jam berjalan kaki. (*/Rafika)
| Respons Polda Gorontalo soal Tambang Emas Ilegal Suwawa Tewaskan 27 Orang dan 14 Hilang |
|
|---|
| Anggota DPRD Bone Bolango Sepakat Tambang Emas Ilegal Suwawa Ditutup Sementara |
|
|---|
| Jaga-jaga Ada yang Nekat, Penutupan Tambang Emas Suwawa Gorontalo Diperketat |
|
|---|
| Kisah Jurnalis Gorontalo Meliput Longsor Tambang Emas, 5 Jam Jalan Kaki hingga Jatuh ke Lumpur Hidup |
|
|---|
| Bukan Bencana Alam Biasa, 2 Dosen Geologi UNG Gorontalo Ungkap Penyebab Longsor Tambang Suwawa |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.