Rabu, 25 Maret 2026

Longsor Tambang Emas Suwawa

Hujan Deras Ganggu Pencarian Korban Longsor di Tambang Suwawa Gorontalo, Tambah 9 Korban Meninggal

Hujan deras menanggangu pencarian korban yang tertimbun longsor di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Hujan Deras Ganggu Pencarian Korban Longsor di Tambang Suwawa Gorontalo, Tambah 9 Korban Meninggal
Basarnas Gorontalo
Evakuasi korban longsor di tambang emas Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Hujan deras menanggangu pencarian korban yang tertimbun longsor di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Akibat hujan deras dam penerangan yang kurang menyebabkan pencarian dihentikan sementara pada Senin (8/7/2024) malam

Diketahui, tambang longsor Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024 subuh

Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto mengungkapkan, bahwa kondisi cuaca yang buruk membuat proses pencarian menjadi sangat berbahaya bagi tim penyelamat.

"Untuk proses pencarian di lokasi kejadian dihentikan untuk sementara waktu, mengingat saat ini masih terjadi hujan," ungkap Heriyanto saat dtemui malam hari di Posko SAR, Senin (8/7/2024). 

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengupdate jumlah korban yang tertimpa longsor pada hari Minggu (7/7/2024) kemarin. 

Untuk update terkini, jumlah keseluruhan korban berjumlah 93 jiwa. Terdiri dari meninggal dunia 10 jiwa, korban selamat 35 jiwa dan orang dalam pencarian berjumlah 48 jiwa. 

Sekira pukul 19.00 Wita, tim gabungan berhasil mengevakuasi 1 korban jiwa dari lokasi kejadian. 

Namun, 1 korban jiwa itu masih perlu diidentifikasi lebih lanjut oleh tim dokter. Sebab, identitas korban belum diketahui. 

"Yang dinyatakan meninggal dunia tadi itu belum diidentifikasi. Kami masih sementara mengidentifikasi identitasnya, jangan sampai 1 korban jiwa itu termasuk dalam data kami yang 10 orang meninggal dunia," jelasnya. 

Selain itu, terinformasi ada 9 jenazah yang ditemukan berdasarkan update pada pukul 20.00 Wita. Namun, 9 jenazag ini masih perlu diidentifikasi karena masih di lokasi longsor.

"Mengenai 9 korban jiwa itu, insya Allah besok (Selasa) akan dievakuasi oleh tim. Karena tim gabungan belum sampai ke titik longsor," tambahnya. 

Penghentian sementara operasi pencarian ini tentu menjadi kabar yang berat bagi keluarga korban yang masih hilang. 

Namun, keselamatan tim penyelamat juga menjadi prioritas utama. 

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada keluarga korban serta tim penyelamat. 

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan operasi pencarian akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang sesuai dengan kondisi di lapangan. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved