Pemkab Bone Bolango
ASN Tak Disiplin, Bupati Bone Bolango Gorontalo Ancam Potong TPP
Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Ismet Mile, kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ismet-Mile-pimpinan-apel-kerja-ASN-di-Alun-alun-Tilongkabila-Senin-3032026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Bone Bolango menegaskan pentingnya disiplin bagi ASN dan menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar.
- Salah satu langkah yang diterapkan adalah pemotongan TPP yang disesuaikan dengan kinerja.
- Pemerintah daerah juga akan memperkuat pengawasan untuk memastikan aturan berjalan efektif.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Ismet Mile, kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel kerja ASN di Alun-alun Bone Bolango, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Ismet menekankan bahwa disiplin bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi dasar utama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Disiplin itu wajib. Tidak bisa ditawar-tawar. Kalau masih ada yang melanggar, tentu ada konsekuensi,” kata Ismet di hadapan peserta apel.
Baca juga: Kasus Pencurian Motor di Tapa Gorontalo, Modus Pelaku Sok Akrab hingga Bawa Lari Kendaraan
Ia menyebut, pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap ASN yang tidak patuh terhadap aturan, termasuk terkait kehadiran dan pelaksanaan tugas.
Salah satu sanksi yang akan diterapkan yakni pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Kebijakan ini, menurutnya, merupakan bentuk penegakan aturan sekaligus upaya mendorong peningkatan kinerja ASN.
“TPP itu diberikan berdasarkan kinerja. Kalau tidak disiplin, tentu ada penyesuaian,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ismet menjelaskan bahwa TPP bukan sekadar hak yang diterima rutin setiap bulan, melainkan bentuk penghargaan atas tanggung jawab dan capaian kerja pegawai.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN agar bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan memperkuat pengawasan internal. Evaluasi terhadap kinerja dan kehadiran ASN akan dilakukan secara berkala guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.
“Pengawasan pasti kita lakukan. Penilaian juga harus objektif dan transparan,” ujarnya.
Langkah ini, lanjut Ismet, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan akuntabel.
Ia pun berharap, melalui penegasan tersebut, seluruh ASN dapat meningkatkan etos kerja serta lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Kalau disiplin sudah baik, pelayanan ke masyarakat juga pasti ikut meningkat,” tandasnya.(*/Jefri)