Human Interest Story
Cerita Lisna Lasimpala, Penjual Kue di Pohuwato Gorontalo
Wanita berusia 44 tahun menemukan cara unik untuk mendapatkan penghasilan tanpa harus membuat kue atau makanan sendiri.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO - Lisna Lasimpala, penjual kue di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo
Wanita berusia 44 tahun menemukan cara unik untuk mendapatkan penghasilan tanpa harus membuat kue atau makanan sendiri.
Melalui lapak jualannya, Lisna berhasil meraih penghasilan harian sekitar Rp150 ribu.
Keunikan dari usaha Lisna terletak pada metode bisnis yang jalankannya
Dia menyediakan lapak jualan dan menerima titipan kue serta makanan dari berbagai pembuat yang ingin menitipkan produk mereka untuk dijual.
Setiap hari, Lisna menerima kue dan makanan yang dititipkan para pembuatnya.
Dari setiap item yang terjual, Lisna mendapatkan komisi sebesar Rp 2 ribu.
Dengan jumlah titipan yang konsisten, penghasilan harian Lisna dapat mencapai Rp. 150 ribu.
Model bisnis ini tidak hanya menguntungkan bagi Lisna, tetapi juga bagi para pembuat kue dan makanan yang tidak memiliki tempat untuk menjual produk mereka.
Lisna mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan usahanya.
"Saya sangat senang karena meskipun tidak membuat kue sendiri, saya bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, usaha yang dijalankannya memberikan kesempatan bagi para pembuat kue dan makanan untuk memperluas jangkauan pasar mereka tanpa perlu khawatir tentang pemasaran dan penjualan.
Lapak jualan Lisna terletak di Kawasan Blok Plan Perkantoran Kabupaten Pohuwato, sehingga mudah dijangkau oleh banyak pembeli termasuk pegawai kantoran.
Kepercayaan yang dibangun antara Lisna dan para pembuat kue serta makanan menjadi kunci kesuksesan usaha ini.
"Saya selalu memastikan bahwa kue dan makanan yang dititipkan berkualitas dan dalam kondisi baik, sehingga pembeli puas dan kembali lagi," tutupnya. (*/Rahman)
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
| Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor |
|
|---|
| Kisah Yus Sahi Perintis Kopi Surplus Gorontalo: Makna Memanusiakan Manusia |
|
|---|
| Cerita Ismail Husin, Mahasiswa UNG Tekuni Dunia Jurnalistik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lapak-Jualan-Lisna-Lasimpala-8888.jpg)