Tribun Podcast
Pesawat Rute Djalaludin Gorontalo ke Pohuwato Sepi Penumpang, Diduga Warga Masih Trauma
Tingkat keterisian penumpang penerbangan perintis ke Bandara Pohuwato hanya berada di angka sekitar 2 persen dalam sepanjang 2025.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Minimnya minat masyarakat menggunakan penerbangan perintis rute Gorontalo–Pohuwato sepanjang 2025 menjadi sorotan serius pengelola bandara dan Kementerian Perhubungan.
Tingkat keterisian penumpang pada rute tersebut tercatat sangat rendah, hanya berkisar 2 persen, sehingga masuk dalam daftar evaluasi rutin.
Kondisi tersebut terungkap dalam Podcast TribunGorontalo.com bertajuk Bandara Djalaluddin dan Hal-hal yang Jarang Dibicarakan, yang disiarkan langsung dari Studio TribunGorontalo.com.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, hadir sebagai narasumber dan memaparkan situasi terkini penerbangan perintis di wilayah Gorontalo.
Joko menjelaskan bahwa meskipun rute ke Pohuwato masih tercantum dalam program angkutan udara perintis nasional pada 2025, tingkat pemanfaatannya jauh dari harapan.
“Selama beberapa bulan terakhir, okupansi penumpangnya sangat kecil, hanya sekitar dua persen. Ini tentu menjadi tantangan besar,” ujar Joko.
Ia menuturkan, pengaktifan kembali Bandara Pohuwato sejatinya bertujuan membuka akses transportasi udara ke wilayah yang relatif terpencil.
Namun dalam praktiknya, masyarakat belum menunjukkan antusiasme untuk menggunakan moda transportasi tersebut.
Faktor Trauma dan Keraguan Terhadap Pesawat Kecil
Menurut Joko, rendahnya minat terbang ke Pohuwato dipengaruhi oleh dua faktor utama.
Salah satunya adalah trauma masyarakat akibat insiden kecelakaan pesawat yang terjadi pada 2024.
“Dampaknya cukup panjang. Rasa takut itu masih ada dan memengaruhi keputusan masyarakat untuk terbang,” katanya.
Selain itu, jenis pesawat perintis yang digunakan juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon penumpang.
Joko menyebut, sebagian besar warga Gorontalo sudah terbiasa menggunakan pesawat berukuran lebih besar.
“Ketika harus menggunakan pesawat kecil, banyak yang masih ragu, meskipun secara keselamatan sudah memenuhi standar,” ujarnya.
Padahal, penerbangan perintis tidak berorientasi pada keuntungan semata.
| Kadis Dikbud Gorontalo Abdul Waris Bicara Restorasi Pendidikan, Perkuat Sistem hingga Karakter Siswa |
|
|---|
| Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Prioritaskan Infrastruktur Pendukung UMKM hingga Penanganan Banjir |
|
|---|
| Basir Noho Beberkan Arah Besar Pendidikan Kabupaten Bone Bolango di Podcast TribunGorontalo.com |
|
|---|
| Gorontalo Bakal Punya Stadion Sepak Bola Level Internasional, Groundbreaking Direncanakan Tahun 2026 |
|
|---|
| Sultan Kalupe Kupas Strategi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gorontalo di Tribun Podcast |
|
|---|