Tribun Podcast
Sultan Kalupe Kupas Strategi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gorontalo di Tribun Podcast
program Tribun Podcast dengan menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parikrafpora)
Penulis: WawanAkuba | Editor: Wawan Akuba
Ringkasan Berita:
- Tribun Gorontalo menggelar Tribun Podcast bersama Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, Selasa (9/2/2026).
- Podcast tersebut membahas strategi pengembangan pariwisata, peningkatan ekonomi kreatif, serta peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
- Dalam diskusi itu juga disampaikan tren peningkatan kunjungan wisatawan serta berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor pariwisata Gorontalo.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tribun Gorontalo kembali menghadirkan program Tribun Podcast dengan menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parikrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, Selasa (9/2/2026).
Podcast tersebut membahas berbagai strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan pemuda di Gorontalo.
Dalam perbincangan tersebut, Sultan Kalupe menjelaskan penempatannya sebagai Kepala Dinas Parikrafpora merupakan bagian dari penerapan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dijalankan secara nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, setiap ASN diwajibkan mengisi portofolio yang mencakup riwayat pendidikan, pelatihan, pengalaman jabatan, sertifikasi, hingga pengalaman organisasi yang kemudian diverifikasi secara nasional.
“Penempatan jabatan saat ini bukan lagi berdasarkan faktor politis, tetapi melalui sistem penilaian kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak ASN,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sultan juga memaparkan perkembangan sektor pariwisata di Gorontalo yang menunjukkan tren peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Ia menyebut, pada 2024 jumlah wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 5.294 orang dan meningkat menjadi sekitar 5.945 orang pada 2025.
Sementara wisatawan nusantara meningkat dari sekitar 4,34 juta menjadi 4,81 juta kunjungan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait konektivitas transportasi dan harga tiket menuju Gorontalo yang masih relatif tinggi.
Selain itu, Sultan menilai atraksi wisata di beberapa destinasi masih perlu diperkuat agar wisatawan tidak hanya berkunjung singkat, tetapi dapat tinggal lebih lama.
“Strategi kami adalah menyiapkan paket wisata yang menghubungkan beberapa destinasi sekaligus. Misalnya wisatawan yang datang melihat Hiu Paus juga dapat diarahkan mengunjungi Olele, Desa Bongo, maupun Benteng Otanaha,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan atraksi budaya seperti pertunjukan seni tradisional juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya tarik wisata.
Dalam podcast tersebut, Sultan juga menyinggung pentingnya pengelolaan destinasi secara berkelanjutan, khususnya wisata Hiu Paus, dengan mempertimbangkan pembatasan jumlah pengunjung dan pengaturan sistem kunjungan.
Selain sektor pariwisata, Sultan turut memaparkan program penguatan ekonomi kreatif melalui pelatihan, inkubasi usaha, serta pengembangan desa kreatif.
Baca juga: Dihujat Usai Buku Aurelie Viral, Roby Tremonti Bagikan Pesan Bijak soal Perundungan
| Kadis Dikbud Gorontalo Abdul Waris Bicara Restorasi Pendidikan, Perkuat Sistem hingga Karakter Siswa |
|
|---|
| Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Prioritaskan Infrastruktur Pendukung UMKM hingga Penanganan Banjir |
|
|---|
| Basir Noho Beberkan Arah Besar Pendidikan Kabupaten Bone Bolango di Podcast TribunGorontalo.com |
|
|---|
| Gorontalo Bakal Punya Stadion Sepak Bola Level Internasional, Groundbreaking Direncanakan Tahun 2026 |
|
|---|
| Zoonosis Virus Nipah Intai Indonesia, Karantina Gorontalo Terapkan Pengawasan Berlapis |
|
|---|